Terkait Perda BPR, DPRD NTB Desak Aparat Usut Uang Pelicin

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi I DPRD NTB Ali Ahmad mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan aliran dana Rp700 juta ke oknum pejabat pemprov dan anggota DPRD sebagai “uang pelicin” memuluskan pembahasan perda bank perkreditan rakyat (BPR).

“Kami minta kasus ini diusut. Kalau ada anggota dewan yang terlibat, silakan ditangkap,” tegas Ali di Mataram, Rabu (28/2).

Menurut Ketua Fraksi PAN DPRD NTB ini, aparat penegak hukum harus membongkar persoalan ini hingga ke akar-akarnya termasuk mencari aktor lain di balik pemberian “uang pelicin” yang diserahkan ke sejumlah oknum pejabat Pemprov NTB dan Anggota DPRD NTB.

“Siapapun dia, apalagi anggota dewan, kalau benar menerima berarti mereka sudah mencoreng nama dan marwah DPRD NTB,” ujarnya.

Ali menyatakan mengapresiasi jika penegak hukum serius mengungkap kasus tersebut, sebab adanya dugaan pemberian “uang pelicin” merupakan perbuatan korupsi dan melawan hukum.

BACA JUGA: Tersangka Kasus BPR Ajukan Praperadilan

Karenanya, pengusutan atas kasus tersebut harus dilakukan hingga tuntas untuk membuktikan adanya kebenaran.

“Kenapa, karena bisa jadi ini benar, bisa jadi juga tidak benar. Makanya perlu dibuktikan dulu kebenarannya melalui pengusutan itu,” tandas Ali.

Senada Ali, Anggota Komisi I DPRD NTB Rais Ishak mendukung jika kasus tersebut dibongkar aparat penegak hukum.

Karena, jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa ada penyelesaian dikhawatirkan akan merusak citra anggota DPRD.

“Harus diusut. Siapapun itu, sehingga tidak semua digeneralisisasi bahwa anggota dewan seperti itu. Makanya, kami mendorong agar kasus ini dibongkar,” katanya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER