Polda Belum Siapkan Jawaban Gugatan Praperadilan Kasus UMRAH

0
27
Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang (UMRAH) (foto:istimewa)

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau belum menyiapkan jawaban atas gugatan praperadilan yang diajukan tersangka korupsi proyek program integrasi sistem akademik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, HS melalui kuasa hukumnya Cholderia Sitinjak.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Jumat, Hakim Iriaty Khairul Ummah memutuskan Polda Kepri harus memberi jawaban atas keberatan yang disampaikan kuasa hukum HS pada Senin (15/1).

“Kita diberi batas waktu selama tujuh hari untuk menyelesaikan perkara ini, karena harus memanfaatkan waktu ini secara efisien. Tadinya saya berharap pihak Polda Kepri sudah menyiapkan jawaban,” ujar Iriaty.

Pada sidang praperadilan kedua tersebut, Iriaty juga meminta kuasa hukum HS menyiapkan tanggapan dari jawaban Polda Kepri pada Senin sore pekan depan. Namun Cholderia belum mengaminkannya, karena harus mendengar jawaban Polda Kepri terlebih dulu.

Iriaty berharap semua pihak memanfaatkan waktu sebaik mungkin sehingga sidang dengan agenda pembuktian dan keterangan saksi dapat disampaikan pada Selasa dan Rabu pekan depan.

Kuasa hukum HS maupun Polda Kepri menerimanya.

Iriaty menegaskan, dalam perkara ini yang penting pembuktian.

“Senin pekan depan itu saya tangani lima perkara korupsi. Saya berharap seluruhnya dapat dijalankan dengan baik, dan tidak ada isu miring bahwa ada upaya untuk menghambat pembuktian salah satu pihak dalam perkara praperadilan,” tegasnya.

Pada Jumat (12/1) pagi, Kejati Kepri melimpahkan berkas perkara hasil penyidikan kasus itu kepada Pengadilan Tipikor Tanjungpinang untuk mengejar waktu 20 hari penyidikan.

“Ini tidak ada hubungannya dengan perkara praperadilan, melainkan murni diburu waktu. Kalau sampai Senin tidak dilimpahkan ke pengadilan, tersangka kasus ini dapat dibebaskan,” kata seorang jaksa di PN Tanjungpinang yang enggan namanya dipublikasikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
Pilbup Garut 2018

Persyaratan Paslon Perseorangan Pilbup Garut 2018 Belum Lengkap

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Calon Bupati/Wakil Bupati Garut dari jalur perseorangan belum melengkapi persyaratan bukti dukungan dari warga Garut sebagai syarat utama menjadi peserta Pilbup Garut...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...