Polda Belum Siapkan Jawaban Gugatan Praperadilan Kasus UMRAH

0
63
Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang (UMRAH) (foto: istimewa)

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau belum menyiapkan jawaban atas gugatan praperadilan yang diajukan tersangka korupsi proyek program integrasi sistem akademik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, HS melalui kuasa hukumnya Cholderia Sitinjak.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Jumat, Hakim Iriaty Khairul Ummah memutuskan Polda Kepri harus memberi jawaban atas keberatan yang disampaikan kuasa hukum HS pada Senin (15/1).

“Kita diberi batas waktu selama tujuh hari untuk menyelesaikan perkara ini, karena harus memanfaatkan waktu ini secara efisien. Tadinya saya berharap pihak Polda Kepri sudah menyiapkan jawaban,” ujar Iriaty.

Pada sidang praperadilan kedua tersebut, Iriaty juga meminta kuasa hukum HS menyiapkan tanggapan dari jawaban Polda Kepri pada Senin sore pekan depan. Namun Cholderia belum mengaminkannya, karena harus mendengar jawaban Polda Kepri terlebih dulu.

Iriaty berharap semua pihak memanfaatkan waktu sebaik mungkin sehingga sidang dengan agenda pembuktian dan keterangan saksi dapat disampaikan pada Selasa dan Rabu pekan depan.

Kuasa hukum HS maupun Polda Kepri menerimanya.

Iriaty menegaskan, dalam perkara ini yang penting pembuktian.

“Senin pekan depan itu saya tangani lima perkara korupsi. Saya berharap seluruhnya dapat dijalankan dengan baik, dan tidak ada isu miring bahwa ada upaya untuk menghambat pembuktian salah satu pihak dalam perkara praperadilan,” tegasnya.

Pada Jumat (12/1) pagi, Kejati Kepri melimpahkan berkas perkara hasil penyidikan kasus itu kepada Pengadilan Tipikor Tanjungpinang untuk mengejar waktu 20 hari penyidikan.

“Ini tidak ada hubungannya dengan perkara praperadilan, melainkan murni diburu waktu. Kalau sampai Senin tidak dilimpahkan ke pengadilan, tersangka kasus ini dapat dibebaskan,” kata seorang jaksa di PN Tanjungpinang yang enggan namanya dipublikasikan.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...