Menjemput Eva di Balukhali

Pesawat Grand Caribou Jatuh di Mimika, Kejagung Akan Usut Tuntas Pengadaannya

0
82
Pesawat Caribou
Pesawat Caribou. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan pesawat terbang Grand Caribou yang jatuh di Mimika, Provinsi Papua, 31 Oktober 2016, termasuk pengoperasiannya mengingat usianya yang sudah di atas 30 tahun.

Kerugian keuangan negara akibat pengadaan pesawat tersebut diperkirakan mencapai angka Rp 116 miliar mengingat pesawat itu jatuh satu bulan setelah beroperasi.

Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Warih Sadono di Jakarta, Selasa (10/10) malam, menyatakan bahwa penyidikan dugaan pengadaan pesawat tersebut masih berjalan dengan mengumpulkan alat bukti, terutama terkait dengan informasi jaminan asuransi yang cair dan sudah masuk ke rekening pemda.

Saat ditanya apakah penyidik akan turut memeriksa Menteri Perhubungan Budi Karya terkait dengan izin pengoperasian, Warih berdalih pihaknya belum berencana melakukan pemeriksaan terhadap Menhub.

“Belum ada rencana ke arah sana (pemeriksaan Menhub),” katanya.

Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan Papua (FMPP-Papua) menyatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 160 Tahun 2015 tentang Peremajaan Armada Pesawat Udara Angkutan Udara Niaga menyatakan pesawat udara hanya dapat digunakan hingga batas 30 tahun.

Pesawat itu diproduksi pada tahun 1960 dibuat pabrikan Viking Air Limited (De Havilland) di Kanada dan direka ulang oleh Pen Turbo Aircraft Inc (Penta Inc).

Reka ulang pesawat dilakukan dengan mengganti mesin dan beberapa komponen lainnya sebelum dijual kembali kepada pihak swasta rekanan Pemerintah Daerah Puncak Papua yang memenangi proyek pengadaan senilai Rp 116 miliar.

FMPP-Papua dalam laporan kepada Kejaksaan Agung pada bulan September 2016 menyebutkan pengadaan pesawat Grand Caribou menghabiskan dana sebanyak Rp 116 miliar, bahkan dengan biaya lain-lainnya mencapai Rp 146 miliar.

Dana untuk pembelian pesawat tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Puncak pada Dinas Perhubungan Kabupaten Puncak Provinsi Papua Tahun Anggaran 2015 dan sudah dibayarkan 100 persen.

1
2
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Pembebasan Lahan untuk Runway Ketiga Bandara Soetta Lancar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura (AP) II menyatakan proses pembebasan tanah untuk pembangunan runway ketiga di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta berjalan dengan lancar. "Proses...
Transaksi tol nontunai

Ketua DPR Dorong Warga Gunakan Transaksi Nontunai di Jalan Tol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Setya Novanto mendorong warga menggunakan transaksi nontunai atau menggunakan kartu e-toll di jalan tol sebagai langkah yang dinilai...

Everton Pecat Manajer Ronald Koeman

LONDON, SERUJI.CO.ID - Everton memecat manajer Ronald Koeman setelah mereka turun ke zona degradasi menyusul kekalahan 2-5 oleh Arsenal, kata klub Liga Inggris itu,...

Peserta Hari Jadi ke-72 Provinsi Jatim Padati Stand Cek Kesehatan Gratis BMI

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyemarakkan hari jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) ikut mensukseskan dengan menggelar acara cek kesehatan gratis...

Hari Santri Nasional, Anies: Bersyukur Orang Tua Kita Memilih Berjuang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Santri of the Year sukses diselenggarakan di Gedung Galeri Nasional, Jl. Medan Merdeka Timur NO. 14 Jakarta Pusat, Ahad (22/10). Acara...

PDM Semarang Adakan Pelatihan Mubalihgh-Mubalighat ke -4

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang melalui Majelis Tablighnya mengadakan Pelatihan Mubalihgh-Mubalighat selama dua hari. Pelatihan berlangsung dari Sabtu sampai Ahad,...