Penyidik Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana Media

TERNATE, SERUJI.CO.ID – Sejumlah Pemimpin Redaksi (Pemred) di Maluku Utara (Malut) meminta penyidik Polda maupun Kejati Malut untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi bantuan anggaran untuk media di DPRD Kabupaten Halmahera Selatan.

Pemred Aspirasi Malut, Adnan Ways dikonfirmasi, Kamis (10/5), mengatakan dana yang dialokasikan untuk media telah diselewengkan oleh oknum tertentu di Sekretariat DPRD Halmahera Selatan, sehingga harus diusut.

Menurut dia, anggaran yang diperuntukan untuk 10 media cetak dan online tahun 2018 tidak mengalir ke pihak perusahaan, padahal sebelum anggaran tersebut dicairkan ada MoU antara media penerima bantuan dengan DPRD Halsel. Setiap media cetak masing-masing menerima Rp 80 juta, sementara media online menerima Rp 50 juta.

“Kami tidak pernah menerima anggaran untuk media cetak, sementara berdasarkan hasil uji petik yang dilakukan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Malut, nama madia kami masuk sebagai penerima bantuan,” ujar Adnan Ways.

Menurutnya, kasus ini harus segera diusut tuntas dan pihak pihak terkait dalam hal ini oknum-oknum wartawan yang menerima anggaran tersebut dan Sekretaris DPRD Halsel harus segera diperiksa baik oleh pihak kejaksaan maupun pihak kepolisian.

“Yang pasti anggaran untuk media di DPRD Halsel bermasalah, semoga ini menjadi perhatian pihak penegak hukum untuk segera melakukan pengusutan tuntas,” tegas Adnan Ways yang juga Sekretaris PWI Maluku Utara.

Diketahui media cetak dan online yang menerima anggaran tersebut yakni, Surat Kabar Harian (SKH) Aspirasi Malut, SKH Mata Publik, SKH Fajar Malut, SKH Malut Post, SKH Suara Kie Raha dan Indo Timur.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Muchlis Djafar ketika dikonfirmasi membenarkan ada alokasi anggaran untuk media.

Tetapi, kata Muchis, pihaknya baru mendapatkan informasi kalau uang yang diserahkan bukan ke pimpinan perusahaan, sehingga silakan diusut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Petani dan Musim Semi

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER