Pejabat Bengkalis Diperiksa KPK, Syafrizan Bantah Jadi PPTK

BENGKALIS, SERUJI.CO.ID –┬áSekretaris Ketahanan Pangan Syafrizan membantah bahwa pemeriksaan terhadap dirinya oleh KPK di Gedung DPRD Bengkalis, Provinsi Riau, pada Senin (19/3) sore hingga Selasa (20/3) tengah malam bukan karena dirinya pernah menjabat sebagai Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada proyek tahun jamak peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis TA 2013-2015.

“Memang benar, saya dan pak Jhondi (Kadis Bappeda) masih dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait proyek MY di Rupat,” kata Syafrizan di Gedung DPRD Bengkalis, Senin malam.

Dia mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap dirinya hanya sebatas mendampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam memberikan keterangan kepada KPK, dan saat proyek MY ini direncanakam pada tahun 2013 yang lalu dirinya menjabat sebagai Kabid Fisik di Bappeda, bukan sebagai PPTK.

Dirinya merasa perlu meluruskan hal tersebut karena telah beredar di berbagai media bahwa pemeriksaan terhadap dirinya oleh KPK karena dirinya pernah menjabat PPTK proyek tersebut.

Dijelaskannya, dalam pemeriksaan tersebut, KPK hanya memintai keterangan dari awal perencanaan hingga proyek tersebut dianggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2013.

Sementara itu, KPK melakukan pemeriksaan di Gedung DPRD, hingga tengah malam. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.