Menang Pilgub 2018, Namun Cagub Ini Akhirnya Meringkuk di Tahanan KPK

25
5621
  • 2.5K
    Shares
Cagub ditahan KPK
Calon Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus ditahan KPK, Senin (2/7/2018). (foto:Antara)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan calon Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan adiknya Sula Zainal Mus (ZM), Senin (2/7) malam. Penahan kedua tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Bobong pada APBD 2009 di Kabupaten Kepulauan Sula ini, akan dilakukan untuk 20 hari kedepan.

Hidayat Mus dijadikan tersangka atas perbuatannya saat masih menjabat Bupati Kabupaten Sula. Sementara adiknya Zainal Mus saat itu menjabat Ketua DPRD Kabupaten Sula.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan bahwa penahanan kedua tersangka tersebut dilakukan setelah sebelumnya melakukan pemeriksaan.

Loading...

“Terpenuhinya ketentuan di Pasal 21 KUHAP, maka dilakukan penahanan terhadap AHM selama 20 hari ke depan terhitung hari ini  ditahan di rutan cababang KPK di Kav K-4. Sementara ZM ditahan di rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur,” kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Senin (2/7).

Atas penahanan tersebut, Ahmad Hidayat Mus yang memenangkan pemilihan Gubernur Maluku Utara berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Rivai Umar, meyakini bahwa walau ia ditahan, tetap akan dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara.

Baca juga: KPK Periksa Cagub Pemenang Hitung Cepat di Pilkada Maluku Utara 2018

“Saya terima kasih kepada semua saudara-saudara yang sudah memilih nomor satu dan bagi saya ini adalah bagian nikmat yang sangat luar biasa kita sudah menang pilkada, sabar saja masyarakat Maluku Utara,” ujarnya sesaat akan dibawa ke rumah tahanan.

loading...

25 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU