KPK Tahan 4 Tersangka Kasus Dugaan Suap DPRD Banjarmasin

0
14
Febri Diansyah, Juru Bicara KPK.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka suap anggota DPRD Kota Banjarmasin terkait persetujuan rancangan peraturan daerah (raperda) penyertaan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin sebesar Rp50,5 miliar.

“KPK menahan keempat tersangka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (15/9) malam.

Untuk dua tersangka diduga sebagai pihak pemberi, yaitu Dirut PDAM Kota Bandarmasih, Muslih, ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat dan Manajer Keuangan PDAM Kota Bandarmasih, Trensis, ditahan Rutan Polres Jakarta Timur.

Sedangkan diduga sebagai pihak penerima, yakni Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin sekaligus Ketua Pansus Raperda Penyertaan Modal, Andi Effendi, ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur.

Sebelumnya, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (14/9), KPK mengamankan uang tunai senilai Rp48 juta.

“Uang tersebut diduga bagian dari uang Rp150 juta yang diterima Dirut PDAM dari pihak rekanan yang telah dibagi-bagikan kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin untuk memuluskan persetujuan Raperda Penyertaan Modal Pemkot Banjarmasin kepada PDAM,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/9).

KPK menduga ada penerimaan-penerimaan lain terkait pembahasan Raperda tersebut untuk perusahaan-perusahaan daerah lainnya.

“Selain itu, juga ada penerimaan yang disalurkan ke pihak lain yang nanti pasti akan didalami pada saat penyidikan,” ujarnya.

Untuk kepentingan penyidikan, tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan di beberapa lokasi antara lain di ruang kerja Ketua DPRD, Ketua Pansus dan ruangan lainnya di DPRD Banjarmasin, ruang kerja Dirut PDAM, dan ruang kerja Manajer Keuangan PDAM. (Ant/Hrn)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

hm prasetyo

Jaksa Agung: Tersangka Korupsi Tidak Bisa Berbohong Karena Alasan Sakit

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jaksa Agung HM Prasetyo mengingatkan para tersangka atau terdakwa korupsi tidak bisa lagi membohongi pemeriksaan karena sakit mengingat akan dicek oleh...

Setelah Dipasang Ring Jantung, Dokter Pastikan Setya Novanto Bisa Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dokter, yang menangani tersangka Setya Novanto di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, memperkirakan Ketua DPR tersebut bisa diperiksa Komisi Pemberantasan...
PCC

Pabrik Yang Digerebek Polisi Ini Produksi Ratusan Ribu Pil PCC per Malam

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID - Pabrik Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mampu menghasilkan ratusan ribu butir PCC dalam semalam, kata Wakil...
Sidharto Danusubroto

Sikapi Nobar Film G30S/PKI, Wantimpres: Prioritaskan Pembangunan Ketimbang Ribut Soal PKI

JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidharto Danusubroto mengingatkan masyarakat Indonesia untuk dapat memprioritaskan pembangunan nasional bersama daripada meributkan masalah terkait G30S/PKI. "Ada film ini,...
PCC

Flash: Bareskrim Menggerebek Ruko Yang Berfungsi Sebagai Pabrik PCC

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia berhasil mengungkap keberadaan sebuah pabrik yang memproduksi pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol)...
gatot nurmatyo

Panglima TNI: Pemutaran Film G30S/PKI Penting untuk Generasi Muda

KARANGANYAR - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan pemutaran film Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) bertujuan agar diketahui oleh generasi...