KPK Segel Ruang Bagian Umum di RSUD Nganjuk

0
89
Ruangan disegel KPK
Ruangan disegel KPK (ilustrasi)

NGANJUK, SERUJI.CO.ID – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel Ruang Bagian Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk, Jawa Timur, diduga terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada sejumlah pejabat kabupaten tersebut di Jakarta.

“Penyidik datang Rabu (25/10) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Ada tiga orang penyidik datang bertemu dengan Kepala Bagian Umum dan masuk ke ruangannya,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat RSUD Nganjuk Eko Santoso di Nganjuk, Kamis (26/10).

Ia mengatakan setelah bertemu dengan Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk, tim langsung menyegel ruang tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui penyegelan tersebut terkait dengan perkara apa. Di rumah sakit, juga tidak dalam proses penerimaan pegawai baru.

“Rumah sakit tidak sedang dalam proses pembangunan maupun penerimaan pegawai baru. Jadi, saya tidak tahu ada perkara apa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Nganjuk Agus Irianto mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima surat resmi terkait dengan pemeriksaan sejumlah pejabat termasuk Bupati Taufiqurrahman dan istri, Ita Triwibawati.

“Hingga kini, belum ada surat resmi dari KPK terkait dengan siapa saja yang diperiksa. Jadi, kami juga belum tahu perkaranya, termasuk status mereka,” kata Agus.

Namun Agus mengatakan pemeriksaan sejumlah pejabat di Kabupaten Nganjuk oleh KPK tersebut dipastikan tidak memengaruhi aktivitas pelayanan publik. Di kantor masih ada sekretaris yang bisa mewakili kepala dinas untuk mengurusi berbagai keperluan di kantor.

“Pak Wakil Bupati juga sudah memerintahkan pada aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan tugas, fungsi, sebagaimana dalam aturan Undang-Undang. Jadi, di kantor juga ada sekretaris, aktivitas tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Ia juga menambahkan pihaknya juga belum melakukan langkah lebih lanjut jika para pejabat yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu ditetapkan sebagai tersangka. Menurut dia, belum ada rencana pemberian bantuan hukum pada pejabat terkait.

“Kami tidak mau berandai-andai. Yang jelas, kami masih menunggu surat resmi dari KPK baru menentukan langkah selanjutnya,” kata Agus.

Sebelumnya, sejumlah ruang juga disegel petugas, antara lain di Dinas Ppendidikan serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk. Sejumlah pejabat di kabupaten itu diperiksa di Mapolres Nganjuk.

Tim Penyidik KPK melakukan OTT pejabat Pemkab Nganjuk, Rabu (25/10). Beberapa yang terjaring misalnya Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Ita Triwibawati (istri Bupati Taufiqurrahman), sejumlah pejabat, kepala sekolah, serta pegawai lainnya. Saat ini, yang bersangkutan masih proses pemeriksaan tim penyidik. Diduga, OTT tersebut terkait dengan penerimaan suap kasus jual beli jabatan aparatur sipil negara di Kabupaten Nganjuk. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...