KPK Resmi Hibahkan Barang Rampasan Fuad Amin pada Instansi Pemerintah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi hibahkan barang rampasan milik terpidana korupsi, mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional dan Kemenkumham RI, di Surabaya, Jumat (13/4).

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan mengatakan sebelumnya KPK telah menyita sebagian harta hasil korupsi Fuad Amin, yakni sebidang tanah dan tiga unit mobil.

“Sebidang tanah milik Fuad Amin kita hanya hibahkan kepada Kementerian ATR/BPN untuk dipergunakan kantor, dan Kemenkum HAM. Serta tiga unit mobil itu kita hibahkan kepada daerah Sukamiskin di Jawa Barat,” ujar Basaria kepada wartawan di Surabaya, Jumat (13/4).

Basaria mengungkapkan bahwa masih banyak barang bukti yang belum dirampas KPK, termasuk milik Fuad Amin. Selain itu pihaknya juga akan melelang barang bukti hasil korupsi terpidana lainnya di Jatim.

“Tentu lelang itu ada prosedurnya, tidak semata langsung kita lakukan pelelangan, karena yang berhak menerima dan melelang yakni kementerian keuangan, karena hasil lelang tentu masuk Kas Negara,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin terpidana kasus korupsi APBD Bangkalan telah dijatuhi hukuman yang incracht dengan ditolak bandingnya oleh MK dan ditambah hukumannya menjadi 13 tahun. Hingga saat ini KPK telah berhasil menyita dan menghibahkan sebagian harta hasil korupsi Fuad Amim kepada berbagai instansi pemerintah. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BPK dan Bencana

Politisi Kampungan

Skyline Message

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.