KPK Prihatin Masih Ada Kepala Daerah Korupsi

0
35
komisi pemberantasan korupsi
Tahanan KPK (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan menyatakan lembaganya prihatin bahwa masih saja ada kepala daerah yang terlibat korupsi meski telah banyak yang dijerat hukum.

“KPK sangat prihatin dengan masih terjadinya tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan kepala daerah,” kata Basaria saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/10), terkait operasi tangkap tangan terhadap Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.

KPK telah menetapkan lima orang tersangka terkait kasus tindak pidana korupsi suap penerimaan hadiah atau janji oleh Bupati Nganjuk terkait dengan perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Tahun 2017.

“Dalam OTT yang dilakukan KPK saat ini, bahkan diduga untuk mengisi sejumlah posisi seperti Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMA diharuskan memberikan uang pada pejabat setempat, demikian juga untuk pengisian sejumlah jabatan lain,” kata Basaria.

KPK pun mengimbau praktik-praktik korupsi terkait perekrutan, promosi, mutasi, dan pengelolaan ASN/PNS di lingkungan pemerintahan daerah seperti ini dihentikan.

“KPK menduga modus seperti ini juga terjadi di banyak daerah,” kata Basaria.

Sebelumnya, pada 30 Desember 2016, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Klaten terkait jual beli jabatan dalam pengisian Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Klaten.

“Oleh karena itu, kami terus mengingatkan kepada para kepala daerah untuk tidak memanfaatkan celah dalam pengisian jabatan dan promosi mutasi pegawai untuk keuntungan pribadi,” ucap Basaria.

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...