close

KPK Panggil Tiga Saksi dari Kabupaten Sumedang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah p ada RAPBN-Perubahan Tahun Anggaran 2018.

“Tiga saksi itu akan diperiksa untuk tersangka Ahmad Ghiast,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (16/5).

Tiga saksi itu adalah Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PKPP) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Gungun Ahmad Nugraha, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumedang Sujatmoko, dan Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK masih mendalami proses pemberian uang dan proposal terkait usulan proyek dari dua dinas, yaitu Dinas PKPP dan Dinas PUPR Kabupaten Sumedang yang diajukan dalam rencana APBN Tahun Anggaran 2018.


KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut, yakni anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Amin Santono, Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo, dan Eka Kamaludin dari pihak swasta sekaligus perantara.

Ketiganya diduga sebagai pihak penerima dalam kasus tersebut. Sedangkan diduga sebagai pemberi adalah Ahmad Ghiast dari pihak swasta sekaligus kontraktor.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada keempatnya pada Jumat (4/5) malam di Jakarta dan Bekasi.

Amin diduga menerima Rp400 juta sedangkan Eka menerima Rp100 juta yang merupakan bagian dari “commitment fee” sebesar Rp1,7 miliar atau 7 persen dari nilai 2 proyek di Kabupaten Sumedang senilai tolta Rp25 miliar.

Uang suap untuk Yaya belum terealisasi meski Yaya sudah menerima proposal dua proyek tersebut yaitu proyek di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan di Kabupaten Sumbedang senilai Rp4 miliar dan proyek di dinas PUPR kabupaten Sumedang senilai Rp21,85 miliar.

Dalam OTT tersebut, KPK total mengamankan sejumlah aset yang diduga terkait tindak pidana yaitu logam mulia seberat 1,9 kilogram, uang Rp1,844 miliar termasuk Rp400 juta yang diamankan di lokasi OTT di restoran di kawasan Halim Perdanakusumah, serta uang dalam mata uang asing 63 ribu dolar Singapura dan 12.500 dolar AS.

Uang selain Rp500 juta untuk Amin dan Eka serta emas tersebut diperoleh dari apartemen Yaya di Bekasi.

“Uang (di luar Rp400 juta) tadi ditemukan di apartemen saudara YP (Yaya Purnomo) karena yang bersangkutan menerima uang dolar AS dari daerah lalu diganti menjadi logam mulia. Siapa saja yang memberi kami punya data, nanti digali lebih lanjut, mudah-mudahan akan ditemukan,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Amin, Eka dan Yaya disangkakan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Ahmad disangkakan pasal pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 55 ayat 1 ke-1 jo KUHP dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara dan maksimal 5 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta. (Ant/SU01)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Jokowi Berikan Tiga “Hadiah” Untuk Warga Dumai Saat Kampanye Terbuka

Jokowi memberikan tiga macam 'hadiah' kepada warga Dumai saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa (26/3).

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

Kampanye di Dumai Dipenuhi Lautan Massa Pendukung, Jokowi Optimis Menang di Riau

"Insya Allah di Provinsi Riau semakin baik, semakin baik," kata Jokowi di kedai kopi Arabica, Dumai, Selasa (26/3) malam.

VIRAL: Video Lautan Manusia Hadiri Kampanye Prabowo di Mataram

Terlihat lautan manusia tidak hanya memenuhi Lapangan di Ibu Kota NTB tersebut, juga memadati jalan-jalan yang mengarah ke lokasi kampanye.

Jokowi Berikan Tiga “Hadiah” Untuk Warga Dumai Saat Kampanye Terbuka

Jokowi memberikan tiga macam 'hadiah' kepada warga Dumai saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa (26/3).

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tiba di Dumai, Jokowi Jalan Kaki Bersama Ribuan Peserta Karnaval ke Lokasi Kampanye Akbar

Sekitar 2.000 peserta karval menyambut Jokowi, dengan mengenakan berbagai busana adat nusantara dan memainkan berbagai alat kesenian, seperti Marching Band, Barongsai, Reog, Talempong dan Tambua, serta lainnya.

Begini Alasan Dumai Dipilih Jadi Lokasi Kampanye Akbar Jokowi di Riau

Ditargetkan Jokowi menang 60 persen di Riau, kata TKD Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tidak Lagi Hukum Penjara, Brunei Akan Terapkan Hukum Rajam Sampai Mati Bagi LGBT

hukuman yang mulai berlaku pada tanggal 3 April mendatang, menyusul berlakunya Undang Undang baru tersebut, berupa hukuman cambuk atau rajam (dilempari batu) sampai mati untuk pelaku LGBT.