Kembali Kepala Daerah Kader Partai NasDem Ditangkap KPK, Kali Ini Bupati Mesuji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (23/1). OTT kali ini dilakukan di provinsi Lampung, di tiga lokasi sekaligus; Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Kabupaten Mesuji.

Dari Delapan orang yang diamankan KPK, salah satunya adalah Bupati Kabupaten Mesuji,  Khamami, yang merupakan kader Partai Nasional Demokrat (NasDem). Khamami ditangkap KPK bersama tujuh orang lainnya diduga terkait kasus suap berupa fee proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2018.

“Diduga realisasi dari komitmen ‘fee‘ proyek-proyek 2018 di Mesuji,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Kamis (24/1) dini hari.

Baca juga: Akhirnya, Bupati Malang Rendra Kresna Ditetapkan Sebagai Tersangka

Dari penelusuran SERUJI di laman info pemilu milik KPU, diketahui Khamami adalah Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Partai NasDem, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, yang ditetapkan lewat Surat Keputusan DPP Partai Nasdem nomor 167-SK/DPP-NasDem/V/2017, tertanggal 4 Mei 2017. Surat Keputusan tersebut ditandatangani Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Khamami adalah Bupati terpilih periode 2017-2022 pada Pilkada Kabupaten Mesuji tahun 2017. Khamami berpasangan dengan Saply Th sebagai Wakil Bupati, dan diusung oleh enam partai politik yakni PKB, Nasdem, PKS, Golkar, Demokrat dan PAN.

Baca juga: KPK Amankan Uang Sekitar Rp1 Miliar dalam OTT Bupati Mesuji

Dengan penangkapan Khamami ini bertambah kepala daerah asal partai NasDem yang ditangkap KPK akibat tersandung kasus Korupsi. Sebelumnya Bupati Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Rendra Kresna juga diamankan KPK untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi menerima suap dan gratifikasi.

Rendra Kresna saat ditangkap KPK selain menjabat Bupati Malang juga merupakan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur. (ARif R)

20 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi