Kejati Jambi Tahan Mantan Bupati Sarolangun

0
54
Ilustrasi.

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi secara resmi menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun, salah satunya mantan Bupati Sarolangun, Madel.

“Hari ini tim menetapkan dua tersangka, yakni H Madel mantan Bupati Sarolangun dan Joko Susilo mantan ketua koperasi Pemkasa,” kata Kasi Penyidikan Kejati Jambi Imran Yusuf, Senin (16/4).

Dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk perumahan PNS di Sarolangun tahun 2005 itu negara dirugikan Rp12,09 miliar, kata Imran.

Mantan Bupati Sarolangun Madel dan Joko Susilo langsung ditahan penyidik Kejati setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik Kejati Jambi sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, Menurut Imran, kedua tersangka ditahan selama 20 hari ke depan dan mereka berdua dititipkan di Lapas Kelas IIA Kota Jambi.

Sementara itu saksi Ferry Nursanti mangkir dari pemanggilan tim penyidik Kejati Jambi. Kejati akan kembali memanggil Ferry Nursanti guna dimintai keterangan.

Kasus ini menyeret sejumlah nama, yakni Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Hasan Basri Harun, Ade Lesmana Syuhada dan Ferry Nursanti selaku rekanan.

Status tersangka Ferry Nursanti sebelumnya sempat dibatalkan melalui praperadilan. Namun, Kejati Jambi kembali menetapkan Ferry sebagai tersangka.

Kasus perumahan PNS Sarolangun merupakan pembangunan rumah 600 unit sesuai perencanaan. Namun, yang terealisasi hanya 60 rumah.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menemukan adanya dugaan korupsi pada pelepasan hak atas aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun seluas 241.870 meter persegi dengan nilai Rp12,09 miliar pada 2005. (Ant/SU01)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU