Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Swakelola Banjir di Jakarta

0
54
Kapuspenkum Kejagung M Rum
Kapuspenkum Kejagung M Rum.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menetapkan lima tersangka penyalahgunaan dana kegiatan swakelola banjir.

Kegiatan swakelola banjir yang disalahgunakan itu berupa refungsionalisasi sungai dan waduk, pengerukan, perbaikan saluran penghubung, pembersihan saluran sub makro, pemeliharaan infrastruktur drainase saluran mikro dan sub mikro pada Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara.

Dana tersebut bersumber dari APBD dan APBD-P sebesar Rp 116.357.789.000 tahun anggaran 2013-2014.

“Penyidik telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum di Jakarta, Selasa (31/10).

Kelima tersangka itu, JS pekerjaan mantan Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara tahun 2013 berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-81/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 19 Oktober 2017. Kemudian, SR pekerjaan mantan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara tahun 2013 berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-82/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 19 Oktober 2017.

SK pekerjaan Pensiunan PNS Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-83/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 19 Oktober 2017. Berikutnya, W pekerjaan mantan Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara periode Juni 2013 – Desember 2014 berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-82/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 19 Oktober 2017.

Terakhir, SH pekerjaan mantan Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara periode Januari 2013 – 17 April 2013 berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-82/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 19 Oktober 2017.

Kapuspenkum menyebutkan diketahui dalam pelaksanaan proyek itu tidak sesuai dengan pertanggungjawaban laporan kegiatan maupun laporan keuangan, bahkan terdapat pemotongan uang pencairan anggaran kegiatan swakelola, pemalsuan-pemalsuan dokumen di dalam laporan yang seolah-olah telah dilaksanakan seluruhnya sesuai dengan anggaran yang dicairkan.

“Sebanyak 26 saksi telah diperiksa dalam dugaan korupsi itu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Penyidikan (Dirdik) pada JAM Pidsus, Warih Sadono menyatakan kelima tersangka itu melakukan pemotongan uang pencairan anggaran kegiatan swakelola berlangsung sejak 2013-2014.

“Potongannya sampai 35 persen setiap pekerjaan dan uang potongan dibagi-bagikan bertahun-tahun,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Gus Ipul

Gus Ipul Minta Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta dunia perbankan ikut mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Langkah ini penting...
Pleno KPU Jatim

Ini Hasil Tes Kesehatan Dua Pasangan Calon Pilgub Jatim 2018

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar rapat pleno terbuka terkait pemberitahuan hasil penelitian kesehatan kedua pasangan calon gubernur dan wakil...
Ando

Pemuda Ini Nekat Jual Tiga Teman SMA Secara Online

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Tindakan Ando Sidabutar (18) boleh dibilang nekat. Lelaki kemayu ini, menjajakan tiga temannya di media sosial Facebook miliknya. Namun, belum lagi...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...