Inilah Kronologi Suap Bupati Tulungagung dan Wali Kota Blitar

1
129
Dua Kepala Daerah asal PDIP yang ditetapkan KPK sebagai tersangka suap; Muh Samanhudi Anwar Wali Kota Blitar 2016-2021 dan Syahri Mulyo Bupati Tulungagung non aktif.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi suap kepada Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Tulungagung dan Pemkot Blitar Tahun Anggaran 2018.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, di Gedung KPK, Jumat (8/6) dini hari menjelaskan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, KPK langsung mengecek dan melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan.

KPK kemudian menangkap tangan lima orang pada Rabu (6/6) di dua lokasi di Blitar dan Tulungagung.

Loading...

Mereka adalah Susilo Prabowo (SP) dari swasta atau kontraktor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulung Agung Sutrisno (SUT).

Tiga lainnya yakni Agung Prayitno (AP) dari pihak swasta, Bambang Purnomo (BP) dari pihak swasta, dan AND yang merupakan istri dari SP.

“Pada 6 Juni 2018 sekitar pukul 17.00 WIB, tim mendapatkan informasi akan adanya penyerahan uang dari SP kepada AP melalui AND di kediaman SP di Blitar,” kata Saut.

Setelah menerima uang sebesar Rp1 miliar, AP meninggalkan kediaman SP.

“Saat meninggalkan kediaman SP, tim mengamankan AP di depan rumah SP bersama uang Rp1 miliar yang dimasukkan dalam kardus. Tim juga mengamankan AND,” ucap Saut.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU