Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangnan (OTT) di Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (7/1) malam. Petugas KPK menangkap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan tiga orang lainnya.

“KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Selasa (7/1).

Saiful Ilah menjabat Bupati Sidoarjo untuk periode kedua, 2015-2020, setelah kembali memenangkan Pilkada pada 2015 berpasangan dengan Nur Achmad Syaifudin. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini diusung sendiri oleh partainya berhadapan dengan tiga kandidatnya lainnya, termasuk Hadi Sutjipto, yang sebelumnya mendampingi Saiful ilah sebagai Wakil Bupati periode 2010-2015.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada tanggal 31 Desember 2018, Saiful ilah memiliki kekayaan lebih dari Rp60 miliar.

Dari laporan LHKPN yang diunduh SERUJI pada Rabu (8/1) dari situs elhkpn.kpk.go.id terlihat Saiful terakhir melaporkan harta kekayaannya pada tanggal 30 Maret 2019 untuk periode 2018.

Dalam LHKPN tersebut, dilaporkan Saiful memiliki harta berupa tanah dan bangunan di 25 lokasi dengan nilai sebesar Rp32.832.540.100. Dari 25 lokasi tersebut, sebanyak 11 bidang tanah dan bangunan adalah merupakan warisan, sementara sisanya merupakan hasil usaha sendiri.

Saiful yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati 2005-2010 mendampingi Win Hendarso yang juga tersandung kasus korupsi, tercatat memiliki harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin senilai total Rp570.000.000. Mobil termahal yang dimiliki saiful adalah Mercedes Benz Sedan tahun 1997 Rp150.000.000.

Saiful juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1.444.500.000, Surat Berharga senilai Rp63.500.000 dan Kas dan Setara Kas berjumlah Rp25.554.510.409.

Dari seluruh harta tersebut, Saiful tercatat memiliki total harta senilai Rp60.465.050.509. Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close