Idrus Marham Diperiksa Terkait Suap PLTU Riau 1 Saat Jabat Sekjen Golkar

0
43
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tengah berbincang dengan Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (20/10). (Foto: Achmad/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Sosial Idrus Marham mengaku sudah kenal lama dengan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Diakui oleh Idrus hubungannya dengan kedua tersangka, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari fraksi Golkar Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, sangat dekat.

“Jadi ini semua teman saya, Johannes saya teman sudah lama kenal, ibu Eni apalagi itu adik saya. Eni biasa saya panggil dinda, dia memanggil saya abang, Kotjo saya panggil abang,” kata Idrus usai menjalani pemeriksaan hampir 12 jam sebagai saksi di gedung KPK Jakarta, Kamis (19/7).

Loading...

Namun Idrus menolak menjelaskan kepada wartawan mengenai pertemannya dengan kedua tersangka tersebut. “Itu ceritanya panjang, ndak bisa diceritakan, semua sudah dikonfirmasi, sudah ya,” ujarnya.

Idrus menjelaskan bahwa ia dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

Idrus pun mengakui bahwa KPK punya alsan sendiri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Eni di rumah Idrus pada Jumat (13/7).

“Saya menghargai seluruh langkah KPK termasuk penangkapan saudara Eni di rumah saya karena saya menghargai setiap lembaga punya logika sendiri. Proses yang ada ini telah berlangsung dengan semuanya dan tentu secara substansial materi materi penjelasan mengenai pemeriksaan tentu tidak etis kalau saya sampaikan semua karena ini prosesnya masih berlangsung,” ungkap Idrus.

Sedangkan Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Idrus bertujuan untuk mengonfirmasi sejumlah pertemuan khusunya posisinya saat menjabat sebagai Sekjen Partai Golkar.

“Untuk memastikan beberapa informasi itu memang terkonfirmasi baik terkait pertemuan-pertemuan dengan tersangka, pembicaraan seperti apa, informasi tentang proses aliran dana, sejauh mana pengetahuan dari saksi tentang hal tersebut menjadi bagian yang dikonfirmasi,” ujar Febri. (ARif R/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU