Datangi KPK, Menag Lukman Hakim Penuhi Panggilan Sebagai Saksi Kasus Jual Beli Jabatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Akhirnya Menteri Agama (Menag), Lukman Hakin Saifuddin, Rabu (8/5) memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah sebelumnya  sempat mangkir.

Lukman dipanggil untuk jadi saksi dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag dengan tersangka mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy.

Menteri Agama asal PPP ini, datang sekitar pukul 09.50 WIB ke Gedung Merah Putih KPK, di Kuningan, Jakarta Selatan.

“Saya memenuhi undangan KPK untuk jadi saksi dalam perkaran yang sedang ditangani (KPK),” ujar Lukman menjawab pertanyaan wartawan sebelum masuk ke Gedung KPK.

Namun, Lukman enggan menjelaskan terkait materi apa ia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus Rommy tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Lukman Hakim dipanggil KPK untuk diambil kesaksiannya pada 24 April yang lalu. Namun, Lukman mangkir hadir dengan alasan ada kegiatan yang tak dapat ditinggalkan. Sehingga, hari ini Rabu (8/5) KPK kembali menjadwalkan pemeriksaannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

Video Detik-Detik Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang Tak Dikenal

Mantan Panglima TNI tersebut, mengalami dua luka tusuk di bagian perutnya, dan langsung mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang untuk kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.