2 Saksi Diperiksa KPK Soal Kasus Suap Garuda

0
25
Febri Diansyah, juru bicara KPK ketika diwawancara wartawan (foto: istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang saksi untuk tersangka Emirsyah Satar,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (29/3).

Dua saksi itu adalah mantan Vice President Aircraft Maintenance Management PT Garuda Indonesia Batara Silaban dan pensiunan pegawai PT Garuda Indonesia Capt. Agus Wahjudo.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK mendalami lebih lanjut terkait kepemilikan aset keluarga Emirsyah Satar dan juga mendalami terkait proses pengadaan pesawat, mesin pesawat, dan perawatan pesawat Garuda Indonesia. (Ant/SUO3)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polres Pelabuhan Sita Ribuan Botol Miras

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Pelabuhan, Sulawesi Selatan, menyita 5.267 botol minuman keras beralkohol berbagai merek saat melakukan razia di beberapa lokasi diskotek, pub,...

Setnov Bantah Keterangan Perawat dan Satpam RS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) membantah sejumlah keterangan perawat dan anggota satpam RS Medika Permata Hijau yang mengatakan dirinya sadar...

Mourinho Bantah Telah Menjual Salah

LONDON, SERUJI.CO.ID - Mantan manajer Chelsea Jose Mourinho tidak terkejut dengan penampilan bagus penyerang Liverpool Mohamed Salah pada musim ini, dan mengatakan keputusan untuk...
Febri Diansyah

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kota Mojokerto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga anggota DPRD Kota Mojokerto dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengalihan anggaran pada Dinas Pekerjaan...
yasonna laoly, menkumham

Terkait Isu TKA, Ini Komentar Menkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly menilai isu Tenaga Kerja Asing (TKA) terlalu dipolitisasi. "Jadi ini kan terlalu...