Kapolda Pontianak: Miras Sumber Kejahatan

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memerintahkan jajarannya agar memberantas minuman keras (miras) mulai dari tempat produksinya hingga penjualannya, karena miras adalah awal dari sumber kejahatan.

“Minuman keras harus diberantas, dimusnahkan, dan dihentikan produksinya, karena selain merusak kesehatan dan mengancam jiwa yang menkonsumsinya, miras juga menjadi penyebab utama meningkatnya angka kejahatan,” kata Didi Haryono di Pontianak, Selasa (17/4).

Sehingga, pihaknya memberikan perhatian khusus terkait minuman keras dengan melakukan penertiban dan penindakan hukum bagi yang menyalahgunakan atau pun yang memproduksinya, seperti diungkapnya kasus pembuatan miras di Bengkayang.

Didi menjelaskan, dirinya telah memerintahkan Kapolres Bengkayang, AKBP Permadi Syahid Putra untuk menggerebek tempat produksi arak putih milik AY di Dusun Ampaet, Kabupaten Bengkayang, Senin (16/4) kemarin.

“Dari penggerebekan itu, anggota Polres Bengkayang menyita 28 jeriken berisi arak putih yang siap dijual, milik tersangka AY,” ungkapnya.

Selain itu, juga disita bahan baku pembuatan miras, alat-alat produksi, kuali dan puluhan drum, serta tersangka dan barang bukti tersebut, sudah diamankan di Mapolres Bengkayang untuk proses hukum selanjutnya.

“Selain itu, kami juga melakukan pengembangan terhadap jaringan pelaku dalam menjual miras tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalbar mengimbau, kepada masyarakat agar melaporkan apa bila melihat atau mengetahui tempat produksi miras di lingkungannya atau tindak kejahatan lainnya kepada kepolisian terdekat, agar secepatnya bisa ditindak atau diproses hukum. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy