Imigrasi Mataram Deportasi 11 WNA Terkait Penyalahgunaan Izin Tinggal

0
24
deportasi

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendeportasi 11 warga negara asing (WNA) yang diduga menyalahgunakan izin tinggal selama berada di Pulau Lombok.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Dudi Iskandar di Mataram, Kamis (19/4), mengatakan, pendeportasian 11 WNA yang diduga menyalahgunakan izin tinggal ini adalah hasil giat penindakan dalam periode empat bulan terakhir, terhitung sejak Januari 2018.

“Bentuk penyalahgunaannya, ada yang visanya sudah masuk masa kadaluwarsa, kemudian tidak diperpanjang, tapi masi tinggal disini,” kata Dudi Iskandar.

Dari 11 WNA yang di deportasi, empat diantaranya dikatakan berasal dari Malaysia. Satu orang telah di deportasi pada periode Januari dan tiga lainnya pada Februari 2018.

“Jadi yang berasal dari Malaysia ada tiga perempuan dan satu laki-laki,” ujarnya.

Masih dalam periode Februari 2018, Kantor Imigrasi Kelas I Mataram dikatakannya turut mendeportasi seorang pria yang berkebangsaan Italia. Karena itu, WNA yang di deportasi pada periode Februari 2018 berjumlah empat orang.

Selanjutnya untuk periode Maret 2018, Kantor Imigrasi Kelas I Mataram mendeportasi tiga WNA yang berasal dari Belanda, Jerman, dan Australia. Begitu juga dengan jumlah WNA yang di deportasi pada dua pekan terakhir di bulan April, berjumlah tiga orang.

“Untuk dua pekan terakhir pada bulan April, ada tiga orang berkebangsaan Hungaria, dua laki-laki dan seorang perempuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa permasalahan WNA dalam kurun waktu empat bulan terakhir di tahun 2018, tidak hanya sampai pada sanksi pendeportasian. Namun ada juga dua WNA lainnya yang bermasalah hingga harus berhadapan dengan ancaman pidana penjara.

Dua WNA yang diduga melanggar aturan pidana dalam Perundang-undangan Keimigrasian tersebut, merupakan warga berkebangsaan Malaysia dan Taiwan.

“Untuk dua WNA yang masuk dalam konteks pidana, berkasnya sudah P21 (dinyatakan lengkap), dan sekarang masih dalam proses persidangannya,” kata Dudi. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Puasa, Ukurlah Lebih Dahulu Lingkar Pinggang Anda

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - Bulan Ramadhan adalah bulan latihan fisik, mental dan spiritual yang dilakukan secara bersamaan, terus menerus...
narkoba

BNN Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Riau-Jakarta

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan BNN Provinsi Riau membongkar sindikat narkoba jaringan Riau-Jakarta yang dikendalikan oleh seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan...

Indonesia Raih Runner Up Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim putri Indonesia menjadi runner up grup setelah pada pertandingan penyisihan turnamen bulu tangkis Piala Uber di Bangkok, Thailand, Rabu (23/5), harus...
KTP-el

Mendagri Minta Masyarakat Proaktif Rekam KTP-el

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta masyarakat yang belum merekam KTP elektronik (KTP-el) untuk proaktif merekam KTP-el sehingga bisa menggunakan hak...

Prabowo Kunjungi Anwar Ibrahim

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Selasa malam (22/5), mengunjungi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR), Datuk Seri Anwar Ibrahim...