Hakim Vonis Pelaku Pembunuhan Direkomendasikan Masuk RSJ

AMBON, SERUJI.CO.ID – Safri alias Il, terdakwa pelaku penganiayaan dan pembunuhan dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun dan direkomendasikan masuk Rumah Sakit Jiwa untuk menjalani perawatan selama satu tahun.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang lain sehingga divonis penjara selama lima tahun,” kata majelis hakim yang diketuai Lucky Rombot Kalalo didampingi Hery Setyobudi dan Esau Yarosetou dalam persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, Maluku, Selasa (24/4).

Namun sebelum menjalani masa hukuman lima tahun, terdakwa diwajibkan menjalani perawatan kejiwaan selama satu tahun di RSJ Nania Ambon akibat alasan kondisi psikis terdakwa yang pernah mengalami gangguan kejiwaan.

Yang memberatkan terdakwa divonis penjara karena perbuatannya telah menghilangkan nyawa orang lain. Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan dan memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta memiliki seorang istri dan anak yang masih kecil.

Putusan majelis hakim juga lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari Ambon, Asmin Hamja yang sebelumnya meminta terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dan dihukum tujuh tahun penjara.

Atas putusan tersebut, baik JPU maupun terdakwa melalui penasihat hukumnya Hendrik Lusikoy menyatakan menerima sehingga majelis hakim menyatakan putusan ini sudah final dan memiliki kekuatan hukum tetap.

Terdakwa Safri pada 13 Oktober 2017 terlibat cekcok dan perkelahian fisik dengan korban La Jeny di tempat kos mereka yang berujung penusukan hingga menyebabkan korban tewas.

Insiden yang terjadi di tempat kos mereka di kawasan Waiheru ini bermula dari korban bersama keluarganya selesai makan malam dan duduk sambil berceritera lalu ditegur terdakwa.

Karena anaknya sudah tertidur, terdakwa menegur korban dan keluarganya untuk tenang dan teguran itu dilakukan berulang kali hingga akhirnya terjadi perkelahian. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....