BNN dan Polri Musnahkan 2,6 Ton Sabu

JAKARTA, SERUJI.CO.ID– Badan Narkotika Nasional bersama Badan Reserse dan Kriminal Polri memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 2,6 ton dengan jumlah delapan tersangka.

“Pemusnahan dilaksanakan di Silang Monas Barat Daya pada hari Jumat (4/5) jam 10.00 WIB,” kata Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari di Jakarta, Kamis (3/5).

Posisi kasus dimulai awal Oktober 2017 saat BNN menerima info melalui kerja sama internasional akan ada pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah besar ke wilayah Indonesia menggunakan kapal laut.

“Menindaklanjuti info tersebut BNN menugaskan agen ke Thailand dan Myanmar untuk bekerja sama dengan petugas setempat untuk menangkap dan mencegat kapal yang dicurigai membawa sabu,” kata Arman.

Namun kapal yang diduga berisi narkoba tersebut tidak memasuki wilayah Indonesia melainkan langsung dari laut Andaman menuju ke daerah Australia. Dengan fakta tersebut awal Desember 2017.

“BNN meneruskan info ke Australian Federal Police (AFP) bahwa ada kapal yang dicurigai berisi narkoba menuju Australia. Beberapa hari kemudian pada 21 Desember 2017, AFP menginfokan bahwa pihak otoritas Australia telah berhasil menyita 1,2 ton sabu-sabu namun kapal pembawa tidak tertangkap,” kata Arman.

Diperkirakan kapal yang lolos tersebut masih membawa narkoba kurang lebih 1,1 ton.

Atas kerjasama TNI AL dan BNN pada 7 Februari 2018 telah ditangkap sebuah kapal bernama Sunrise Glory di selat Philip, Batam.

“Kapal tersebut berisi 1,1 ton sabu-sabu dengan empat orang ABK. Kapal Sunrise Glory ini sudah dirubah namanya dari Sun de Man, kapal ini juga telah menurunkan narkoba seberat 1,2 ton di Australia,” kata Arman.

Dari pengembangan dua kasus tersebut di Taiwan oleh “cost guard” ditangkap kapal bernama Ji Shou membawa 831 kilogram sabu dengan empat orang tersangka salah satunya WNI, katanya.

“Para tersangka juga adalah ABK kapal Sunrise Glory atau Sun De Man sebelum ditangkap di Batam,” kata Arman.

Sementara itu, dalam kasus lain Direktorat IV Bareskrim juga menangkap kapal di perairan Anambas, Kepulauan Riau yang membawa 1,6 ton sabu, dengan tersangka empat orang.

“Total barang bukti yang disita 4,731 ton sabu-sabu, 2,6 ton di antaranya yang disita di Indonesia akan dimusnahkan besok pagi di Lapangan Monas, ” kata Arman. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER