Arief: Kelanjutan Jabatan Ketua MK Ditentukan RPH

0
30
Arief Hidayat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat mengatakan kelanjutan posisi jabatan ketua MK yang saat ini dipegangnya akan ditentukan dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang akan dilaksanakan Rabu (28/3).

“Itu nanti terserah RPH yang baru akan rapat besok,” kata Arief usai mengucapkan sumpah sebagai hakim konstitusi di hadapan Presiden RI Jokowi di Istana Negara Jakarta, Selasa (27/3).

Dia mengungkapkan dirinya telah menjabat sebagai ketua MK pada periode pertama (2015-2017) selama dua setengah tahun telah selesai dan periode kedua baru berjalan delapan bulan.

Baca juga: Hakim Konstitusi Arief Hidayat Ucapkan Sumpah Jabatan di Depan Presiden

“Jika RPH tidak memilihnya lagi, saya siap. Saya tidak jadi apa pun siap, daripada ‘dibuli’ terus,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Arief tidak mau berkomentar terkait gugatan ICW yang menguggat Keppres pengangkatan Ketua MK ini kembali menjadi Hakim MK.

“Saya tidak mau komentar itu. Yang digugat bukan saya, tapi Kepres, silahkan saja,” katanya.

Arief menjelaskan bahwa berbagai desakan mundur dari berbagai pihak tidak akan menyurutkan dirinya.

“Saya tidak terganggu apa-apa, saya ngak komentar. Saya seperti biasa menjalankan amanah,” katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Dia hanya menjelaskan tentang pertemuan dengan DPR merupakan proses pengangkatan sebagai hakim MK karena dirinya merupakan Hakim Mk dari unsur DPR.

“Saya itu dipilih DPR. Waktu saya datang ke DPR karena undangan DPR dan sudah izin Dewan Etik, jadi saya sudah izin tapi saya dipersoialkan,” katanya.

Arief menjelaskan bahwa dirinya harus datang ke undangan itu agar proses seleksinya diproses oleh DPR.

“Dulu waktu pertama 2013 saya berasal dari sana (DPR), diseleksi di sana, waktu kemarin itu yang kedua untuk ke sana untuk di seleksi kok saya dipersalahkan ketemu orang DPR,” katanya.

Dia menegaskan memang waktu seleksi bertemu dengan DPR, namun setelah jadi hakim dirinya harus independen. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

PKPU Human Initiative Respon Gempa Banjarnegara

BANJARNEGARA, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan hampir mencapai 4,4 SR yang mengguncang wilayah Pekalongan dan Banjarnegara pada Rabu (18/4) lalu, telah berdampak cukup serius terhadap warga...

Vonis 15 Tahun Penjara Setnov, Ini Tanggapak JK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi vonis terhadap mantan ketua DPR yang juga politikus Partai Golkar Setya Novanto terkait kasus korupsi proyek...
Jembatan Ujung Galuh

Sebelum Diserahkan ke Pemkot Surabaya, Jembatan Ujung Galuh Diuji Kekuatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Jembatan Ujung Galuh, yang menghubugkan Jalan Ngangel dengan Jalan Darmokali, Surabaya menjalani uji coba kelayakan kekuatan beban dengan menggunakan sejumlah truk...

Terkait Pilpres 2019, Ini Keputusan JK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan dirinya ingin istirahat dari pencalonan presiden maupun wakil presiden pada Pilpres 2019. "Seperti yang sering saya katakan,...

Satgas Temukan Ladang Ganja di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID - Satuan Tugas Yonif 121/Macan Kumbang menemukan ladang ganja seluas setengah hektare di Kampung Kalilapar, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, perbatasan RI-Papua Nugini. "Penemuan...