JOOX Workshop Roadshow Pertama Hadir di Surabaya


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Hadirnya Musisi Indie yang kian menjamur di Indonesia membuat JOOX sebagai penyedia musik digital streaming melakukan Workshop Roadshow di Surabaya, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta.

Workshop pertama diadakan di Kota Surabaya pada Rabu (14/3) dan dihadiri Anggie Koeswinanto (vokalis Let’s Go C’Mon Baby Gedeletsgo), dan Gedeletsgo (drummer Let’s Go C’Mon Baby dan Silampukau).

GM Content Department of Tencent Indonesia, Girindra Prabowo Oki mengungkapkan sebagai bekal bagi para musisi indie untuk mengemas dan memasarkan talentanya secara profesional diera digitalisasi, maka JOOX sebagai penyedia musik digital streaming mengadakan JOOX Indie Workshop tersebut.

“Kami berharap dapat memfasilitasi para musisi indie di Indonesia dengan memperluas distribusi jaringan. Nantinya mereka bisa terhubung dengan penggemar mereka secara ekstensif melalui platform digital yang legal,” ungkap Girindra disela Workshop di Surabaya, Rabu (14/3).

Selain melalui platform digital yang legal, kata Girindra, para musisi juga akan mendapatkan manfaat siginifikan untuk mengembangkan musik mereka.

“Dengan hadirnya JOOX maka membuka kesempatan baru bagi musisi Independen untuk menjangkau penggemar yang lebih luas, karena JOOX merupakan aplikasi hiburan yang tumbuh di Indonesia,” terangnya.

Secara terpisah, Vokalis Band Asal Surabaya, Anggie Koeswinanto menambahkan acara JOOX Indie Workshop di Surabaya adalah kesempatan langka bagi para musisi indie lokal untuk menambah pengetahuan mereka mengenai distribusi musik secara digital.

“Acara ini penting sekali, karena JOOX ini semacam media sosial bagi anak band. Musisi indie perlu memanfaatkannya tanpa perlu ribet menyiapkan hard copy, tetapi semua orang bisa mengakses karya musik mereka dengan mudah,” jelasnya.

Setelah dimulai di Surabaya, acara ini akan diadakan di kota-kota berikutnya yakni; Yogyakarta pada 28 Maret 2018, Bandung pada 11 April 2018 dan Jakarta pada 25 April 2018.

Acara ini terbuka untuk musisi indie yang sudah memiliki single atau album namun belum mendistribusikan musiknya di JOOX atau belum pernah menggunakan platform digital.

Event ini pun terbuka bagi musisi indie baru yang ingin lebih jauh memahami cara kerja industri musik digital. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close