Menemukan Jejak Gamawan Fauzi di Masjid Ummi

0
157
masjid ummi
Masjid Ummi di Nagari Alahan Panjang, Kab. Solok, Sumatera Barat. (Foto: SERUJI/Hadi Prayitno)

ALAHAN PANJANG – Siapa yang tak terkesima melihat indahnya panorama Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Mulai dari hijaunya kebun teh laksana karpet hijau, gundukan perbukitan, hamparan lahan pertanian khas pegunungan, dan kemilaunya danau kembar, juga nilai-nilai keagamaan. Di sini juga pernah lahir tokoh besar ulama dan politikus Mohammad Natsir.

Kini eksotisme Kabupaten Solok, semakin lengkap dengan adanya Kawasan Masjid Ummi di Danau Kembar. Ya masjid ini akan mengingatkan salah satu tokoh Sumatera Barat yang pernah menjadi Menteri Dalam Negeri di era Presiden Bambang Yudhoyono, yaitu DR. H. Gamawan Fauzi Dt Rajo Nan Sati, S.H, MM.

masjid ummi
Kawasan Masjid Ummi dilihat dari udara. (Foto: SERUJI/Hadi Prayitno)

Masjid yang berlokasi di Nagari Alahan Panjang, Kec. Lembah Gumati ini, dibangun oleh Gamawan Fauzi dengan partisipasi dan sumbangan dari berbagai pihak. Kemudian diresmikan pemakaiannya oleh Gamawan pada tanggal 30 Maret 2014 bertepatan dengan 29 Jumadil Awwal 1435H.

“Masjid Ummi ini cantik, kubahnya indah berukir warna emas perak dan lagi sangat strategis berada di jalur lintas Kerinci – Padang,” ujar salah satu pengunjung masjid yang menjadi salah satu kebanggaan/ikon wisata di kawasan Danau Kembar.

“Masjid Ummi menambah daya tarik wisata di kawasan danau kembar. Di dalam kawasan masjid sudah terdapat akses menuju danau untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Di Atas,” ujar Amrizal, penggiat wisata di Kabupaten Solok.

Di bagian barat daya kawasan masjid, terdapat perpustakaan koleksi dari Gamawan Fauzi. Di dalamnya terdapat berbagai dokumentasi kegiatan, plakat, tanda mata dan penghargaan yang pernah diterima Gamawan, yang tentu saja akan mengingatkan pengunjung akan beberapa jejak pengabdiannya di negeri ini.

Beberapa koleksi buku meliputi biografi, sejarah umum, sejarah adat Minangkabau, hukum, politik, agama, dan masih banyak jenis buku lainnya.

masjid ummi
Perpustakaan koleksi Gamawan Fauzi di kawasan Masjid Ummi. (Foto: SERUJI/Hadi Prayitno)

“Perpustakaan ini dikelola oleh Yayasan Uswatun Khasanah dengan pembinaan dari Bapak Gamawan Fauzi sendiri. Khusus Bulan Ramadhan, perpustakaan buka pada pukul 12.00 s.d. 17.30, sedangkan pada hari biasa buka mulai 09.00 – 16.00. Di dalam kawasan juga terdapat cafetaria, minimarket dan juga TK Islam,” jelas Neli Hidayati, S.Pd, salah seorang pengelola perpustakaan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa selain dari masyarakat sekitar Solok, perpustakaan ini juga sering disinggahi masyarakat dari luar Sumatera Barat.

Diharapkan, dengan hadirnya perpustakaan di kawasan masjid ini, dapat meningkatkan dan menumbuh-kembangkan budaya membaca di masyarakat. (HadiP/IwanY)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...