Keunikan Benteng Pendem Cilacap

Cilacap – Jika mendengar nama Cilacap yang teringat pasti Pulau Nusa Kambangan sebagai tempat penahanan narapidana kelas “kakap”. Namun ternyata ada tempat yang juga bisa dikunjungi selain pulau Nusa Kambangan yaitu benteng peninggalan Belanda.

Benteng ini berdiri dipinggir pantai dan menghadap kelaut lepas. Tidak seperti benteng-benteng yang lazimnya dibangun menjulang tinggi agar pos pengawas dapat mengawasi daerah yang luas, benteng ini tidak demikian, justru dibangun rendah bahkan nyaris tidak terlihat akibat daratannya yang berbukit-bukti.

Benteng dibangun memanfaatkan bukit yang ada sebagai dinding stall-stall. Seperti Ruang Kantor, Ruang Akomodasi, Ruang Senjata, Ruang Dapur, Ruang Penjara, Ruang Rumah Sakit dan Ruang Tidur Pasukan, semua bagian belakang ruangan adalah dinding bukit. Mungkin hal ini yang menyebabkan benteng ini diberi nama Benteng Pendem.

Dengan luas lebih kurang 4 hektar, benteng ini sekarang menjadi komplek wisata sejarah kelam masa penjajahan dahulu. Menurut penduduk setempat yang membuka usaha sepeda bebek dikanal sekeliling benteng, desas-desusnya ada akses terowongan yang tembus ke Pulau Nusa Kambangan.

Untuk mengunjungi objek sejarah ini, tidak bisa melebihi pukul 18:00 WIB karena area objek wisata berada dikawasan milik Pertamina yang merupakan objek vital dengan pengamanan tinggi. Akses jalan menuju area ditutup menjelang petang hari disaat Matahari menuju peraduan.

Editor : Harun S

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER