Kereta Kencana dan Bregada Prajurit Meriahkan Jogja Takbir Festival 2017


YOGYAKARTA – Ratusan peserta dari berbagai daerah di Yogyakarta semarakkan Jogja Takbir Festival yang diselenggerakan di sepanjang Jalan Malioboro, Ahad (3/9), malam.

Saat acara dimulai pukul 19.00 WIB, ratusan warga mulai memadati kawasan nol kilometer untuk menyaksikan aksi dari peserta festival tersebut.

Anang Amiruddin Nugroho, Ketua Koordinator AMM Yogyakarta menjelaskan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya Jogja Takbir Festival 2017 mengambil lokasi di sepanjang Jalan Malioboro.

“Malioboro sebagai jantung kota Yogyakarta, dipandang sebagai lokasi yang pas untuk sarana syiar agama Islam. Ini pertama kalinya mengusung branding ‘Jogja Takbir Festival’,” ujar Anang.

Peserta Jogja Takbir Festival 2017 tidak dibatasi jumlahnya, dan berasal dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Yogyakarta.

“Total ada 20 peserta yang turut memeriahkan JTF kali ini, dari Bantul dan Sleman juga ada, tapi mayoritas memang dari kota Yogyakarta,” terang Anang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close