Berburu Sate Klathak Menu Istimewa Saat Berbuka Puasa

YOGYAKARTA – Menelusuri kuliner di Yogyakarta memang tiada habisnya, apalagi saat bulan puasa. Banyak pilihan makanan untuk disantap waktu berbuka, seperti Sate Klathak ini. Sate Klathak merupakan kuliner lokal dari daging kambing yang diolah dengan cara berbeda.

Bagi orang di luar Yogya nama Sate Klathak mungkin terdengar aneh. Dari keterangan riwayat pemberian nama Klathak ini dikarenakan pada waktu dibakar daging kambing akan mengeluarkan suara “klathak-klathak”.

Bumbu dari sate inipun tergolong sederhana hanya dari garam, bawang putih dan ada juga yang menambahkan sedikit merica sesuai selera. Meskipun bumbu dari sate Klathak ini sederhana namun daging kambing terasa sangat lezat dan empuk.

Keunikan lain dari Sate Klathak ini, tusuk daging kambing yang digunakan tidak terbuat dari bambu seperti sate kambing pada umumnya, tetapi memakai jeruji sepeda. Dikarenakan menggunakan jeruji dari logam sebagai tusuk sate, maka akan diperoleh panas yang merata pada daging yang dibakar, sehingga diperoleh daging yang matang luar maupun dalam.

Dalam penyajiannya sate Klathak tidak menggunakan bumbu kecap atau pun bumbu kacang, akan tetapi diganti dengan kuah gulai.

Untuk menikmati Sate Klathak, dari kota Yogyakarta menuju ke arah Jalan Imogiri Timur di selatan Terminal Bus Giwangan tepatnya di daerah Jejeran. Di sepanjang jalan Imogiri, Anda akan menjumpai di kanan-kiri jalan berbagai macam warung Sate Klathak, silahan pilih salah satunya.

Perlu Anda ketahui artis sekelas Nicholas Saputra dan Dian Sastro juga telah menikmati kuliner yang satu ini, di salah satu warung Sate Klathak dalam syuting film AADC 2 beberapa waktu silam.

Bagi penggemar daging kambing, tak salah bila Sate Klatak dijadikan pilihan menu berbuka puasa. (DhaniHernowo/IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy