Kenali faktor penyebab jerawat agar mudah menangani. (Istimewa/ Seruji)

Kulit sehat, mulus tanpa jerawat sudah menjadi impian setiap wanita. Meski demikian, tak jarang dari sebagian besar wanita mengeluh soal jerawat. Kasusnya pun berbeda-beda, ada yang muncul sesekali ada pula yang menahun hingga menyebabkan perih di wajah.

Penanganannya setiap individu pun tak sama. dr. Marina Rimadhani, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, Klinik Estetika RS Dr. Ramelan Surabaya mengatakan, penanganan jerawat dapat dilihat dari faktor pemicu.

“Pada dasarnya, jerawat muncul akibat kelebihan produksi kelenjar minyak. Hal itu menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Pori-pori kulit yang membengkak akibat tumpukan minyak, itulah yang disebut jerawat,” ujarnya.

Selain itu, ada juga beberapa faktor penyebab munculnya jerawat. Faktor paling pertama adalah faktor genetik, yang berasal dari keturunan ayah atau ibu.

“Kalau ayah atau ibunya punya riwayat jerawat, kemungkinan produksi minyak di wajah bisa menurun ke anaknya, sehingga menyebabkan sang anak muncul jerawat,” katanya.

Faktor kedua adalah makanan yang dapat meningkatkan insulin dalam tubuh manusia, seperti keju, susu, coklat dan kacang. Faktor ketiga adalah penggunaan kosmetik yang salah.

“Kosmetik yang terlalu padat dapat menyumbat pori-pori pada kulit wajah. Sehingga rentan akan timbulnya jerawat,” tambahnya.

Ia menyarankan bagi wanita yang memiliki masalah jerawat, untuk menghindari bedak padat dan concelar.

“Biasanya ada pasien yang jerawatan pas make up, justru jerawatnya ditutupi concelar, itu malah bahaya,” paparnya.

Faktor selanjutnya adalah faktor hormonal. Terutama datang ketika masa menstruasi pada wanita. Ia menjelaskan, pada saat menstruasi, produksi hormon estrogen pada wanita semakin meningkat, sehingga menjadi penyebab munculnya jerawat.

“Kalau di faktor ini, jerawat yang muncul saat menstruasi itu sebenarnya normal kok. Nggak perlu pusing, karena setelah hormon berkurang setelah menstruasi, jerawat otomatis hilang,” jelasnya.

Stress juga menjadi salah satu faktor munculnya jerawat pada wajah. Sebab, stress dapat memproduksi hormon kortisol dalam tubuh. Hormon ini dapat menyebabkan peradangan sehingga merangsang munculnya jerawat.

Tak kalah penting, lanjut dr. Rima, faktor kebersihan juga berpengaruh terhadap munculnya jerawat. Tangan, wajah, hingga jilbab yang kotor dapat menyebabkan munculnya jerawat pada wajah. (Nia)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama