Tuty Adib: Sukses di Mancanegara hingga Merancang Busana Keluarga Presiden

Di dunia mode, nama Tuty Adib memang bukan sosok baru. Sejak tahun 2000, Tuty telah menggeluti dunia rancang ketika dia pertama kali mendirikan butiknya dengan label Bilqis di Solo. Dari awal, Tuty memang memfoskuskan diri merancang busana muslim guna menunjukkan bahwa muslimah juga bisa tampil modis dengan hijab.

Foto. istimewa

“Semua berawal dari diri saya sendiri,” kata Tuty tentang mengapa dia memutuskan mengambil jalur fesyen muslimah. Pada 1996, ketika Tuty memutuskan untuk menikah, saat itu juga dia mantapkan hatinya untuk berhijab.

Di masa itu, fesyen muslimah memang tidak sebesar sekarang, desainer muslimah bisa dihitung dengan jari. Namun, kondisi itu tak mengurungkan niat Tuty untuk berhijab. Tuty akhirnya merancang sendiri hijab dan baju muslimnya. Tak dinyana, banyak orang tertarik pada rancangannya.

“Zaman dulu masih sedikit desainer (muslim), belum banyak pilihan busana muslimah, kemudian saya menggeluti dunia fesyen busana muslim sesuai dengan karakter saya,” ujar member dari Asosiasi Perancang dan pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini.

Di tangannya, busana muslimah yang dulu terkesan kaku dan kuno menjadi busana yang elegan dan feminin. Feminin elegan diakui Tuty sebagai look atau karakter khas yang ingin ditampilkan dari karya-karyanya.

Praktis sejak butik Bilqis by Tuty Adib resmi dibuka, Tuty menjadi makin aktif menampilkan busana dalam berbagai ajang fashion show spektakuler baik di dalam maupun di luar negeri. Bahkan, terakhir, bersama beberapa desainer muslimah Indonesia, Tuty telah melakukan roah fashion show busana muslim hingga ke Jepang dan Amerikan. Menurutnya, hal itu adalah dari syiar hijab yang ia lakukan.

“Pengalaman ke luar negeri membuat saya semakin banyak yang digali dalam menggembangkan desain dan koleksi dengan melihat keanekaragaman budaya di seluruh dunia. Serta bertambah teman, dan menambah akses jaringan,” ucapnya.

Selain fashion show di mancanegara, Tuty juga dikenal dengan rancangannya yang kerap dipakai oleh keluarga presiden. Bahkan, dalam sebuah perhelatan pernikahan putera Jokowi, Tuty merancang khusus busana pernikahan busana pengantin untuk putera dan menantu presiden presiden tersebut.

Begitu pula dengan kedekatan Tuty dengan Iriana Jokowi yang sudah bisa disebut sahabat. “Selain pelanggan setia di butik saya, Bu Ana (demikian, Tuty menyebut Iriana) juga sahabat sejak lama. Saya dengan Ibu Iriana sudah kenal dekat dengan beliau sebelum menjabat wali kota Solo, sehingga kedekatan kami sudah terjalin lama,” ucap Tuty.

Menurut Tuty, Iriana adalah sosok sederhana yang menyukai penampilan busana yang simple elegan. “Ibu Iriana menyukai busana dengan tampilan yang sederhana, anggun dan tidak banyak detailnya. Bu Ana juga sangat menyukai busana dengan bahan dari kain Indonesia,” pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.