Pulang dari Turki, Pebisnis Remaja ini Jajaki Pasar Ekspor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Setelah mewakili Indonesia dalam ajang international, Ally for Future 2017 pada 2-10 November tahun lalu yang berlangsung di Istanbul dan Ankara, Turki, kini Siti Rahma Hanifa, mantap untuk menekuni dunia enterpreneur, dengan membuat produk perawatan kecantikan.

Mendapat testimoni dari para peserta asing, Hani, panggilan akrabnya merencanakan untuk mulai menjajaki ekspor tahun depan.

“Permintaan sudah ada dari Malaysia, Palestina dan Uzbekistan. Estimasi saya, tahun depan baru akan diurus. Sementara ini saya masih fokus untuk permintaan dalam negeri yang demand-nya lumayan,” kata Hani kepada SERUJI melalui pesan singkatnya, Ahad (7/1).

Mahasiswi tingkat 5 di STIE NIBA Business School Bogor ini menjadi pembicaraan hangat, karena bisa bertemu langsung, dan makan malam bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan ibu negara Emine Erdogan, bahkan Hani sempat beberapa kali mendapat pujian dan pelukan Menteri H.E. Dr, Fatma Betul Sayan Kaya dalam perhelatan itu.


Siti Rahma Hanifa 2
Siti Rahma Hanifa bersama Ibu Negara Emine Erdogan. (Foto: Siti Rahma Hanifa)

Hani terpilih setelah melewati seleksi berkas yang dilaksanakan oleh The Turkish Ministry of Family and Social Policies di bawah naungan menteri H.E. Dr. Fatma Betül Sayan Kaya dalam perhelatan Ally For Future 2017.

Hani mengakui banyak pelajaran dari Ally for Future 2017 yang merupakan program kepemimpinan dan kewirausahaan untuk wanita Muslim muda yang berasal dari negara anggota the Organization of Islamic Cooperation (OIC).  Kegiatan ini dihadiri 55 delegasi dari 50 negara. Dan Indonesia diwakili oleh Hani seorang.

Siti Rahma Hanifa 3
Siti Rahma Hanifa dipeluk Menteri H.E. Dr, Fatma Betul Sayan Kaya. (Foto: Hani)

Gadis 21 tahun yang mengambil jurusan S1 Manajeman Bisnis ini mengikuti acara yang terdiri dari diskusi panel, talkshow, dan pelatihan dengan berbagai tema seperti, politik, media, agama, sosiolaogi, kewirausahaan, kepempinan, juga studi mengenai wanita. Dengan pembicara yang memiliki keahlian di bidangnya, dari berbagai negara seperti Turki, Inggris, Belanda, Belgia, Saudi Arabia, Afganistan, Malaysia, dan lainnya.

Selain mengenalkan produk perawatan kecantikan wajah miliknya, Hani juga membawa 28 milik UMKM yang dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Saya tak menyiakan kesempatan emas ini untuk membawa nama Indonesia,” ungkapnya.

Hani bersyukur beberapa kali pujian datang padanya, terkait dengan brand miliknya.

“Mereka langsung kasih tesmoni,” tambahnya.

Kini ia tengah menjajaki untuk ekspor. (Siwi/SU05)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Bantah Ada Persekusi Jurnalis di Munajat 212, Panitia: Ada Upaya Framing Negatif

Panitia Munajat 212 menduga ada upaya pengalihan isu dan framing negatif terhadap acara 'Munajat 212'.

Dukung Program Pariwisata, PT KAI Hidupkan 4 Jalur Kereta di Jawa Barat

4 jalur kereta api di Jabar kembali dihidupkan. Inilah jalur-jalurnya

Sesalkan Persekusi Terhadap Jurnalis Saat Acara ‘Munajat 212’, PWI Minta Polisi Usut Tuntas

PWI kecam kekerasan terhadap jurnalis saat acara Munajat 212, minta polisi usut tuntas.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

AJI Kecam Oknum Beratribut Ormas Lakukan Kekerasan Pada Jurnalis Saat Munajat 212

Sejumlah jurnalis mengalami persekusi yang diduga dilakukan oknum dengan atribut sebuah ormas saat acara Malam Munajat 212.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

Ulama dan Tokoh Politik Bersama Ummat Penuhi Kawasan Monas dalam Munajat 212

Kawasan monas dipenuhi ummat yang hadiri Munajat 212.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

TERPOPULER

Inilah Alasan Kenapa Prabowo Tidak Hadir di Tanwir Muhammadiyah

Begini lho alasannnya, capres nomor urut 02, Prabowo tidak penuhi undangan pembukaan Tanwir Muhammadiyah.

Nilai Unggul di Debat Kedua, BPN: Elektabilitas Prabowo-Sandi Akan Makin Naik

BPN menilai dalam debat kedua ini Prabowo unggul atas Jokowi.

Survei LSI: Kembali Diprediksi Tak Lolos ke Senayan, Inilah Elektabilitas PSI

PSI tetap diperkirakan tidak lolos ke Senayan.

BPN Nilai Moderator Rusak Suasana Karena Potong Pembicaraan Capres Yang Lebihi Waktu

BPN keberatan dengan seringnya moderator menghentikan pembicaraan capres yang telah habis jatah waktunya.

BPN Prabowo-Sandi Adakan Nobar Debat Capres Kedua, Catat! Inilah Lokasi-Lokasinya

Ingin saksikan keseruan Capres Prabowo dalam debat kedua hadapi capres Jokowi? inilah lokasi nobarnya