Kapan Waktu Yang Tepat Mencuci Sofa?

Bila tak sempat mencuci sofa sendiri, anda bisa mencari jasa yang bergerak di bidangnya.

SERUJI.CO.ID – Sofa sudah menjadi barang yang selalu ada di rumah untuk diletakkan di ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang sekedar bersantai di teras rumah. Karena sebagai tempat untuk duduk, maka kebersihannya pun perlu dijaga. Lalu kapan waktu yang tepat untuk membersihkan sofa?

1
Saat Warna Sofa Memudar

Waktu pertama kali anda membeli sofa terlihat warnanya nampak cerah dan kuat. Seiring berjalannya waktu pemakaian, warna tersebut perlahan memudar. Motifnya pun tidak terlihat secantik dulu.

Bagian yang sering memudar biasanya terletak pada sandaran kepala, tempat duduk dan sandaran tangan. Jika bagian tersebut sudah terlihat memudar, saatnya anda mencuci sofa agar kembali cantik seperti dulu kala.

2
Bau Tak Sedap

Saat duduk anda sering mencium bau tak sedap, artinya anda harus segera mencuci sofa. Bau tak sedap muncul dari bakteri dan keringat tubuh yang menempel pada kulit sofa.

3
Terkena Kotoran

Apabila anda memiliki hewan peliharaan yang suka kencing sembarangan, membuat sofa rawan terkena air kencing. Saat anak anda tidak sengaja ngompol di atas sofa, atau hewan peliharaan melintas di atas sofa dan membawa kotoran, segera bersihkan dengan kain basah pada permukaan sofa agar tidak berbau.

BACA JUGA:  Tiga Cara Cepat dan Praktis Mencuci Sofa di Rumah

Sempatkan mencuci sofa saat akhir pekan agar resiko bau bisa hilang. Tak hanya itu, biasanya air seni bisa menimbulkan noda yang sulit dihilangkan.

Baca juga: Tiga Cara Cepat dan Praktis Mencuci Sofa di Rumah

4
Satu Tahun Pembelian

Sofa anda sudah genap satu tahun saat anda membeli? Artinya sudah saatnya untuk dicuci. Biasanya dalam kurun waktu tersebut, warna sofa sudah mulai memudar. Bisa karena paparan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah, atau juga keringat dan bakteri yang mengenai kulit sofa.

5
Lengket dan Keluar Kutu

Permukaan sofa lengket karena berbagai kotoran dan bakteri yang membuat sofa yang menjadi kotor. Sapukan tangan anda pada sofa tersebut, jika terasa lengket sudah saatnya anda mencuci.

Apalagi sampai ada serangga, kutu atau hewan kecil lain yang keluar dari sofa. Ini artinya anda wajib segera mencuci sofa anda dan tidak boleh ditunda lagi. Artinya sofa anda sudah sangat kotor di bagian dalamnya, sehingga membuat hewan nyaman berada di dalamnya.

Jadi, kapan anda akan mencuci sofa anda? (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.