Kampoeng Hompimpa, Ikhtiar Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia

0
209
Kampoeng Hompimpa
Kegiatan Komunitas Kampoeng Hompimpa di Car Free Day (dokumentasi Kampoeng Hompimpa)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Selain dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya dan keberagaman didalamnya, Indonesia juga memiliki berbagai permainan tradisional yang sudah banyak dikenal dan telah ada sejak dulu kala. Contohnya, petak umpet, dakon, engklek, lompat tali, dan masih banyak lagi.

Namun dengan derasnya arus modernisasi yang juga berdampak pada anak-anak, saat ini mungkin tak banyak lagi yang mengenali permainan tradisional tersebut.

Ketergantungan terhadap gadget tidak dipungkiri perlahan-lahan menyingkirkan berbagai aktivitas yang membutuhkan kekuatan fisik seperti permainan tradisional. Hal ini juga menyebabkan anak-anak kurang peduli terhadap sekitar dan kurang interaksi secara sosial.

Kampoeng Hompimpa merupakan sebuah komunitas yang bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional Indonesia, yang didirikan sejak tahun 2015 dan sudah tersebar di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Tangerang, dan Banten.

“Adanya Kampoeng Hompimpa diharapkan dapat membantu menghidupkan kembali berbagai permainan tradisional yang saat ini mulai jarang dimainkan bahkan diketahui oleh anak, dan juga turut berkontribusi terhadap kehidupan sosial anak Indonesia,” ujar Muhammad Miftah, anak muda yang peduli terhadap anak-anak dan permainan tradisional kepada SERUJI, Ahad (1/10).

Awalnya, Kampoeng Hompimpa hanya dibuat untuk memenuhi tugas kuliah mahasiswa Surya University jurusan Technopreneurship, yang dikerjakan oleh tiga orang, yaitu Muhammad Miftah, Akhmad Muslih dan Marcelino Roderick.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...