Wapres Jusuf Kalla Puji Lagu Gambus Nisya Sabyan


MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku mengagumi lagu-lagu bergenre gambus relijius Nisya Sabyan yang menghentak dengan kandungan pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya juga selalu dengar itu, bagus lagu-lagunya dan langsung viral di bulan puasa sampai sekarang,” ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka dialog Kebangkitan Ekonomi Muslim di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Ahad (24/6).

Ia mengatakan lagu-lagu bergenre gambus sebelumnya kurang diminati karena jagat musik Tanah Air didominasi lagu pop, rock dan dangdut.

Namun kemunculan penyanyi muda Nisya Sabyan yang membawa aliran gambus itu langsung menghentak dan banyak diputar orang.

Bahkan dirinya juga sempat memantau melalui internet video lagu-lagu Nisya Sabyan di youtube yang telah ditonton lebih dari 150 juta orang.

“Dulu itu lagu-lagu pop, rock dan dangdut selalu diputar dan dinyanyikan banyak orang. Tapi sekarang, banyak orang sudah putar lagu-lagu gambus,” katanya.

Wapres Kalla pun senang mendengarkan lagu-lagu Nisya Sabyan, bahkan di mobilnya terkadang dirinya mendengarkan lagu puji-pujian itu.

“Lagu Nisya itu puji-pujian sama Allah SWT, dalam lagu itu ada doa-doa. Lagu itu seakan mendekatkan kita kepada Allah SWT, ada yang artinya terima sembah sujudku, terimalah doaku dan terima sembah sujudku, izinkan aku bertaubat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Kalla juga meminta kepada semua masyarakat, khususnya yang beragama Islam, agar bisa memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan ilmu pengetahuan dan perdagangan.

Menurut dia, ekonomi Islam harus bisa tumbuh dan melalui masjid kebangkitannya harus bisa menyejahterakan umat.

(Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close