Menurut Dian Sastrowardoyo, semua wanita pasti ingin cantik dan langsing. Namun wanita juga harus mengerti bahwa langsing saja tidak cukup, tapi perlu dibarengi dengan sehat dan fit. Untuk itu, asupan makanan yang dikonsumsi haruslah bergizi. “Aku menyadari kalau jadwal kegiatanku sangat padat. Terkadang aku menyepelekan pola makan seperti sarapan pagi. Jadi aku tidak menyantap makanan di pagi hari dan baru makan siangnya,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 16 Maret 1982 itu.

Pemilik nama lengkap Diandra Paramhita Sastrowardoyo mengatakan bahwa ia menerapkan pola makan yang sehat, seperti mengkonsumsi buah dan sayuran. Ia juga sedikit mengurangi karbohidrat, tapi bukan berarti meninggalkan kandungan karbohidrat dalam menu makannya itu.

“Harus ada keseimbangan antara karbohidrat, lemak, protein, dan mineral dalam porsi makan Anda. Ini berfungsi agar tubuh tetap fit di tengah-tengah kesibukan yang sudah menanti,” tutur salah seorang cucu tokoh pergerakan nasional Prof Mr Sunario Sastrowardoyo ini.

Loading...

Dian mengaku, kalau sarapan pagi menu makanannya tidak terlalu berat dan mudah dibuat. “Untuk sarapan aku suka makan cream soup, susu sereal, aneka roti, dan buah-buahan yang bisa menjadi pelengkap. Aku juga suka menyiapkan bekal seperti camilan untuk dikonsumsi saat waktu pertengahan antara sarapan ke waktu makan siang,” terang anak dari pasangan Ariawan Rusdianto dan Dewi Parwati Setyorini itu.

Dian menambahkan bahwa pada dasarnya setiap 3 jam sekali, perut akan kosong dan membutuhkan asupan makanan. Di sinilah bekal atau snack bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi. “Aku suka makan camilan ubi rebus, roti, atau buah-buahan,” kata wanita yang menjalani diet sehat dengan sebuah bantuan pusat pelangsingan itu.

Lebih lanjut Dian mengatakan bahwa waktu istirahat untuk makan siang tergolong lebih lama dibandingkan dengan waktu makan sarapan. Ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan dengan porsi yang lebih banyak dibandingkan saat sarapan.

“Aku makan siang jarang makan nasi. Sebagai penggantinya, aku makan kentang, roti, dan mi,” jelas wanita yang hobinya membaca, nonton, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan seni ini.

Dian menegaskan bahwa masih sama dengan menu makan saat sarapan, kandungan makanan antara kerbohidrat, mineral, protein, dan lemak harus tetap seimbang. Ia pun tak meninggalkan kandungan karbohidrat saat makan siang. Karena hal itu akan mempengaruhi aktivitasnya yang masih belum terlaksana. “Ya, aku selalu menjalani diet empat sehat lima sempurna sesuai anjuran saja. Aku juga minta bantuan ke pusat bimbingan pelangsingan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Masa Recovery, Warga Terdampak Gempa Butuh Layanan Kesehatan dan Kebersihan

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Salah satu hal yang perlu diperhatikan pasca gempa adalah kesehatan warga terdampak. PKPU Human Initiative berupaya melakukan aksi recovery salah satunya...
Jurus Bangau Sandiaga

Siap Tangani Segmen Milenial, PKS Sarankan Prabowo-Sandi Bentuk Divisi Milenial

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Besarnya pemilih pemula yang diperkirakan mencapai 40 persen pada Pemilu 2019 mendatang, menjadi perhatikan khusus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Direktur Pencapresan DPP...

Fahira: Prabowo-Sandi Harus Jadi Antitesa Jokowi untuk Menangkan Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator atau Anggota DPD RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta Fahira Idris mengaku mendapat pesan kuat begitu besarnya keinginan rakyat untuk mengganti...
pelajar tenggelam

Ingin Tolong Teman Yang Jatuh, Seorang Pelajar Tenggelam di Sungai

ACEH TIMUR, SERUJI.CO.ID - Nasib naas menimpa Melani (15) seorang pelajar yang tenggelam saat mencuci pakaian di sungai, di Dusun Dumai, Gampong Beusa Meranoe,...

PKPU Human Initiative Bangun Sekolah Darurat di Lombok

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Sepekan pascagempa melanda Lombok Utara 5 Agustus 2018 lalu, memang sempat menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi para korban. Namun mereka tidak...
loading...