Bagi Anda yang ingin berolahraga sambil menurunkan berat badan, maka Anda baiknya mencoba High Intensity Interval Training (HIIT). Latihan yang satu ini, selain menyehatkan, juga efektif membakar lemak lebih banyak hingga tiga kali lebih banyak dari olahraga biasa.

Studi pertama yang menemukan manfaat HIIT untuk meningkatkan pembakaran lemak dilakukan oleh tim peneliti di Laval University (Ste-Foy, Quebec, Canada) pada 1994. Mereka melaporkan bahwa seorang pria dan seorang wanita yang telah mengikuti program HIIT selama 15 minggu mengalami penurunan lemak tubuh secara signifikan daripada kelompok lain yang melakukan latihan biasa selama 20 minggu. Selain itu, pada studi yang dipresentasikan pada Annual Meeting of the American College of Sports Medicine tahun 2007 melaporkan bahwa subyek yang melakukan HIIT berhasil membakar hampir 10 persen kalori selama 24 jam setelah latihan.

Pelatihan interval intensitas tinggi memang didesain untuk meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak tubuh. Bahkan, HIIT ini dapat membakar lemak hingga 800 kalori per latihan. Tak hanya itu, HIIT juga merupakan latihan cardio yang dapat melatih ritme jantung. Untuk pemula, tentu ketahanan tubuhnya belum tinggi. Karena itu, di awal HIIT harus yang bebannya tidak terlalu banyak dulu. Baru berproses, makin lama beban dan lamanya makin ditingkatkan. Sebelum melakukan HIIT, disarankan untuk makan terlebih dahulu satu jam sebelumnya. Juga perbanyak air putih agar ketahanan tubuh meningkat.

Loading...

Karena bersifat speed, HIIT ini lebih rentan terhadap cidera. Karena itu, yang paling penting adalah jangan lupakan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan program HIIT Anda, ini penting untuk mencegah cidera saat latihan. Lakukan pemanasan 2-5 menit sebelum latihan.

Jika Anda sudah mempunyai program dan sudah mengonsultasikannya, HIIT ini tak perlu dilakukan di pusat kebugaran. Anda dapat meminta program HIIT yang lebih simple dan bisa dilakukan di mana saja. Misalnya, Anda suka olahraga lari, bersepeda, dan berenang. Maka, Anda dapat melakukan latihan tersebut dengan teknik HIIT. Caranya, lakukan gerakan eksplosif, misalnya jika Anda memilih olahraga lari, maka Anda harus sprint selama 15 detik, kemudian jalan cepat 30 detik, kemudian ulangi dua tahap tersebut selama 15-30 menit.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama