SERUJI.CO.ID – Diet kerap diidentikkan dengan bagaimana menjadikan tubuh langsing bak foto model. Padahal, pada dasarnya, diet adalah mengatur pola makan agar berat badan seimbang. Nah, jika anda termasuk yang berbadan gemuk, tips diet mayo bisa jadi alternatif caranya. Metode diet mayo sendiri diciptakan oleh sebuah klinik di Amerika, yakni Mayo Clinic yang sudah lebih dari 100 tahun mengabdi dalam dunia riset kesehatan.

Bila kebanyakan pola diet fokus pada bagaimana mengatur pola makan, bahkan membatasi makan, secara umum diet mayo hanya terfokus pada pembatasan konsumsi lemak jahat dan garam. Bahkan dalam target yang lebih terfokus, disarankan untuk menghilangkan sama sekali konsumsi garam untuk sementara waktu.

Sedangkan soal porsi, diet mayo sama sekali tidak membuat batasan. Semua makanan sehat seperti sumber karbohidrat kompleks, sayuran dan buah, serta makanan sumber protein dan lemak baik, semuanya boleh dikonsumsi.

Loading...

Diet mayo sendiri berjalan dalam dua periode, periode pertama disebut “lose it” dimana fokus utama adalah mengubah pola hidup dan pola makan selama 13 hari. Dalam 13 hari ini biasanya Anda bisa kehilangan berat badan antara 2 – 5 kg. Namun, diet ini fokus pada perubahan pola makan dan tidak memberikan target penurunan kalori, justru untuk menutup kalori disarankan untuk menambahkan asupan sayuran dan buah.

Sedangkan periode kedua disebut “live it” dimana Anda meneruskan poal hidup sehat dengan menu yang lebih longgar. Targetnya, dengan menjalankan periode ini dengan tekun Anda bisa tetap menjaga kondisi tubuh sekaligus menurunkan berat badan, bila masih diperlukan, setidaknya 1 kg perbulan.

Pada dasarnya, Mayo Clinic sejak awal memang tidak mengatakan target utama dari diet mayo adalah penurunan berat badan. Justru diklaim bahwa penurunan berat badan merupakan efek dari peningkatan metabolisme dan kondisi tubuh yang membaik setelah menjalankan diet mayo. Diet mayo justru ditujukan sebagai proses detoksifikasi dan membantu meningkatkan kemampuan tubuh memaksimalkan metabolisme.

Pada periode 13 hari “lose it”, pelaku diet akan dipaksa mengubah pola makan mereka. Dengan memfokuskan konsumsi pada jenis makanan bebas atau setidaknya minimalkan konsumsi garam, lemak jahat, dan gula. Tidak ada pembatasan kalori. Malah dalam salah satu contoh menu 13 hari standar diet mayo, kalori harian masih dalam batas normal 1200 – 1500 kkal. Diet ini hanya mengalihkan kebutuhan asupan kalori dengan jenis makanan sehat, terutama sayur dan buah.

Jangan mudah percaya dengan banyak pemberitaan soal diet mayo di internet soal hasil penurunan 8 kg menu pakem selama 13 hari. Karena situs resmi dari mayoclinic sendiri mengatakan bahwa itu adalah rumor, bahkan tidak ada menu pakem dalam diet mayo, Anda bisa menyesuaikan menu sesuai dengan selera dan tradisi makan sendiri. (ami)

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama