close

Picasso di Piring Anda, Sehatnya Makanan Berwarna-warni

SERUJI.CO.ID – Beberapa tahun yang lalu, saya melakukan perjalanan dengan naik kapal pesiar dari Seatle, USA ke Alaska. Perjalanan yang cukup lama. Selama tujuh hari tujuh malam di atas kapal dan hanya turun di kota-kota kecil di sana.

Banyak aktifitas yang dapat dilakukan selama perjalan di atas kapal itu. Tapi saya lihat, yang selalu penuh sesak adalah ruang makan yang ada di lantai 11. Hiruk pikuk suasana menikmati aneka ragam makanan yang tersedia seolah-olah tidak pernah berhenti selama 24 jam.

Banyak macam tabiat orang makan yang saya lihat, tapi ada hal menarik yang mencuri perhatian saya, yaitu sepasang suami istri yang tidak jauh duduk dari meja makan saya.

Beberapa kali saya lihat pasangan itu sarapan pagi di meja yang sama. Saya perhatikan tidak hanya sayuran yang memenuhi piringnya, tapi juga buah-buahan.

Loading...

Dalam piring yang sama beranekaragam sayuran ada di dalamnya, sehingga kelihatan tumpukan sayuran itu berwarna-warni. Ada tomat, dan Chili pepper yang bermana merah. Tampak juga bayam yang berwarna hijau dan ungu, wortel yang berwarna kuning, brokoli, bawang bombai yang sudah diiris, bermacam selada, dan sebagainya seperti menghiasi piringnya.

Disamping itu, pada piring lain nampak aneka ragam buah-buahan, mulai dari potongan semangka, melon, buah peer, jeruk, dan macam-macam buah beri. Warna-warni buah-buahan kelihatan tidak kalah jauh menariknya dibanding sayur-sayuran tadi.

Melihat menu makan mereka itu, saya teringat seorang pelukis dan pemahat terkenal dari Malaga, Spanyol, (alm) Pablo Picasso.

“Hmmm, warna-warni sayuran dan buah-buahan di dalam piring itu kelihatan cantik sekali. Warna yang natural bahkan kelihatan lebih hidup dibanding sebuah lukisan dari Picasso itu…..”

“Tentu sepasang suami istri ini bukan sembarang orang, pasti dia tahu makanan yang penuh nutrisi,” pikir saya.

“Lalu, apakah sepasang suami-istri ini juga makan dengan gaya yang sama waktu di rumah?”

“Jangan-jangan hanya di sini, karena semua di sini serba ada dan gratis juga”, gumam saya dalam hati.

Entahlah, Saya tidak tahu dengan pasti. Tapi melihat penampilannya, raut wajah dan kulitnya yang bersih dan seger, saya yakin mereka melakukan hal yang sama di rumah.

Lalu, sesuai dengan piramid pola makan yang sehat, kita dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran buah-buahan 3-5 porsi dalam sehari. Tetapi, menurut para ahli, berapa porsi itu saja belum cukup. Sayuran, dan buah-buahan juga harus bervariasi. Variasi itu perlu sekali, karena setiap sumber makanan mempunyai kelebihan, keutamaan sendiri-sendiri, sayuran, buah-buahan juga demikian.

Dan, warna pada sayuran, buah-buahan mencerminkan kandungan nutrisi yang utama di dalamnya. Misalnya, oranye mengandung beta-caroten, merah kaya dengan lycopne. Karena itu semangka yang berwarna merah lebih banyak mengandung lycopene dibanding melon.

Jadi, warna itu penting bagi makanan kita.

Buah-buahan dan sayuran berwarna merah, kaya dengan lycopene atau anthocyanins. Lycopne pada tomat, semangka, jeruk bali misalnya bermanfaat mengurangi resiko beberapa kanker, seperti kanker prostat.

Anthocyanins yang banyak dikandung strawberry, anggur merah, buah bit, cabai merah, tomat, semangka, buah dan sayuran lainnya merupakan antioksidan yang kuat yang melindungi kerusakan sel. Antioksidan juga menjaga jantung kita tetap sehat.

Buah-buahan dan sayuran yang berwarna oranye, kuning. Warna ini disebabkan oleh pigmen alami caretonids. Beta-carotene yang banyak didapatkan pada labu kuning, wortel, lemon, mangga,ubi jalar, yang dikonversi menjadi vitamin A. Makanan yang banyak mengandung beta-caroten ini menurut penelitian mengurangi resiko penyakit kanker, jantung, mata, dan memperbaiki fungsi sistem kekebalan tubuh.

Suatu penelitian pada mereka yang mempunyai kolesterol tinggi, mengkonsumsi sayuran yang banyak mengandung beta-carotene ini mengurangi resiko kematian karena jantung 43%.

Jeruk walaupun bukan merupakan sumber vitamin A yang bagus, tetapi kandungan vitamin C, asam folat, dan vitamin B bermanfaat juga menurunkan resiko cacat pada bayi.

Buah-buahan dan sayuran yang berwarna hijau; apel hijau, Advokat, selada, brokoli, bayam, Dan yang lain, banyak mengandung chlorophyll. Chlorophyll, vitamin B, asam folat, magnesium, calsium, vitamin C, B, phytochemical anti kanker lainnya, dan fiber yang banyak didapatkan pada buah-buahan serta sayuran berwarna hijau gelap ini merupakan penuh nutrisi yang sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan, seperti hipertensi, diabetes, jantung dan keganasan.

Buah-buahan, dan sayuran berwarna ungu, biru, dikenal dengan anthocyanins. Anthocyanins pada berry, anggur, terong, prune merupakan antioksidan yang kuat, mencegah kerusakan sel, mengurangi resiko penyakit jantung, stroke dan keganasan. Penelitian menunjukkan mengkonsumsi blueberry memperbaiki fungsi memeri dan penuaan yang lebih sehat.

Buah-buahan dan sayuran berwarna putih. Warna putih ini disebabkan oleh pigmen alami yang dikenal dengan anthoxanthins. Mengandung allicin, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, mengurangi resiko jantung, kanker lambung.

Beberapa buah-buahan Dan sayuran dengan warna putih adalah; pisang, kentang, bungs kol, bawang putih, bawang merah, jahe. Pisang dan kentang juga kaya dengan kalium, mineral yang sangat dibutuhkan tubuh.

Jadi, sebagai aturan umum, semakin berwarna sayuran,buah-buahan lebih kaya nutrisi dan antioksidannya.

Sayangnya, kita cendrung makan hal yang sama setiap hari. Kalau sudah biasa sarapan dengan ketupat sayur, setiap pagi akan makan itu. Kalau suka nasi goreng, setiap pagi akan mengkonsumsi nasi goreng yang sama.

Makan sayur, buah-buahan juga begitu, sudahlah jumlahnya kurang, sayur yang dimakan juga cendrung sama dan satu warna. Kalaupun ada tambahan warna pada sayuran yang dimasak, hanya sebagai bumbu seperti bawang putih, bawang merah, tomat, dan cabe, itu pun hanya sedikit.

Kalaupun tertarik dengan warna makanan, yang kemudian mengundang selera makan, warnanya bukanlah warna alami, tetapi warna tambahan yang cendrung tidak sehat. Maka, tidak heran semua ini berakibat buruk terhadap kesehatan kita.

Karena itu, penuhilah piring anda dengan buah-buahan dan sayuran. Hiasi dengan anekaragam warna alaminya. Jadikan piring Anda seperti sebuah lukisan Picasso atau pelangi yang indah, niscaya anda akan lebih sehat.


Bagi pembaca SERUJI yang ingin konsultasi ke “Dokter SERUJI Menjawab” silahkan menuju ke sini.
loading...
Irsyal Rusad
Dokter spesialis penyakit dalam
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ingin Turunkan Berat Badan? Inilah Prinsip Dasarnya!

Berat badan akan turun bila kalori yang digunakan melebihi kalori yang masuk, atau kalori yang kita bakar lebih banyak dari kalori yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi.

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (2)

Diabetes melitus adalah penyakit kronis, sekali seseorang didiagnosis sebagai penyandangnya, maka pada umumnya penyakit ini akan mendampinginya sepanjang usianya. Dengan kata lain, diabetes ini akan menjadi temannya selamanya.

Tahukah Anda, Fleksibel itu Menyehatkan ?

Kekakuan itu ialah tanda kematian, sebaliknya, fleksibilitas atau kelenturan itu adalah kehidupan.

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (1)

Ini tergambar dari perkiraan jumlah penderita diabetes melitus pada tahun 1985 yang hanya sekitar 30 juta, meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2011. Dan diperkirakan akan mencapai 592 juta orang pada tahun 2035 akan hidup dengan diabetes melitus.

TERPOPULER

Ingin Turunkan Berat Badan? Inilah Prinsip Dasarnya!

Berat badan akan turun bila kalori yang digunakan melebihi kalori yang masuk, atau kalori yang kita bakar lebih banyak dari kalori yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi.