Melaksanakan ibadah haji tak hanya dibutuhkan mental dan spiritual yang kuat tapi juga fisik yang fit dan bugar. Selain telah mempersiapkan diri dengan berolahraga jauh-jauh hari sebelum berangkat ke tanah suci, pola makan ternyata juga harus diperhatikan.

Dilansir dari Alarabiya, penyakit saat haji kerap kali diakibatkan karena salah makan. Diare, salah satunya sering disebabkan oleh makanan yang sudah tidak baik. Jika ada rasa yang salah atau Anda berpikir makanan itu sudah terlalu lama, lebih dari dua jam dibiarkan begitu saja, jangan ragu untuk membuangnya.

Jika Anda terkena diare, segera lakukan pencegahan dini. Hindari makanan yang mengandung serat. Selain itu, kurangi makanan yang mengandung lemak dan makanan yang digoreng karena justru akan membuat perut Anda terasa lebih buruk.

Loading...

Sebaliknya, menurut dr Wind Faidati, jamaah calon haji harus rajin mengkonsumsi makanan bergizi, apalagi ketika di tanah suci. “Saat ditanah suci jangan lupa menjaga nutrisi kebutuhan tubuh. Perbanyak mengkonsusi bauh-buahan segar. “Bila perlu untuk menjaga stamina, konsumsi vitamin dalam bentuk suplemen sebagai antioksidan tubuh,” jelas dr. Wind.

Foto: media.ihram.asia.com

Yang juga tak kalah penting, karena cuaca panas serta aktivitas ibadah yang padat akan membuat jamaah mudah kehilangan cairan. Untuk itulah, disarankan minum 8 hingga 10 gelas air putih adalah jumlah ideal untuk Anda yang berada di cuaca panas maupun yang melakukan aktivitas tinggi.

Namun demikian, dr. Wind menyarankan untuk tidak minum air dingin. Saat cuaca panas, biasanya jamaah cenderung ingin minum air dengan suhu dingin. Karena di masjid disediakan air zam-zam dingin dan tidak dingin. “Usahakan memilih air zam-zam yang not cool ini akan membantu untuk menjaga tubuh tidak mudah dehidrasi serta meminimalisir radang tenggorokan,” jelasnya. (ami)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama