Tren Hijrah Mewarnai Semarak Fashion Tahun 2019

Pada dasarnya, tren fashion mengikuti gaya hidup yang sedang diminati masyarakat.

SERUJI.CO.ID – Pada dasarnya tren busana akan mengikuti gaya hidup masyarakat. Hal ini juga berlaku untuk tren busana muslim di tahun 2019.

Fenomena banyaknya artis atau publik figur yang banyak mulai hijrah dengan mengenakan hijab, juga berpengaruh pada apa yang akan tren tahun depan.

Menurut Founder Hijab Influencers Network Roswitha Jassin, tren hijab beberapa tahun lalu lebih rumit dengan ciri khas hijab yang dipelintir-pelintir. Seiring berjalannya waktu, hijab yang dikenakan muslimah semakin simpel

 

Menurutnya, hijab segi empat yang dilipat menjadi segitiga juga masih ramai diminati pasar di tahun 2019.

BACA JUGA:  Fashion Muslim Jadi Tren di Inggris

Tak hanya itu, hijab panjang atau biasa disebut hijab syar’i yang menutup hingga bagia dada dan bagian belakang tubuh, digadang-gadang juga akan mewarnai dan menyemarakkan tren fashion mendatang.

Pakaian yang dipilih semakin longgar dengan pemilihan warna soft, seperti biru muda, tosca, baby pink dan warna earth tone, seperti cokelat muda, cokelat tua, putih dan hijau.

Printing pattern pun juga dinilai Roswitha semakin banyak digemari karena keunikannya. Agar tampilan hijab syar’i semakin cantik dan cocok digunakan untuk acara formal, Roswitha menyarankan untuk menambah sentuhan payet atau tambahan ruffles. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.