Waspada Jika Nyeri Haid Berkepanjangan! Bisa Jadi Mengidap Penyakit Ini

Jangan sepelekan nyeri haid. Apalagi jika rasa sakitnya tidak wajar dan berlangsung cukup lama.

SERUJI.CO.ID – Nyeri saat haid yang biasa ditandai adanya rasa kram pada perut bagian bawah, merupakan hal normal terjadi pada wanita saat datang bulan. Biasanya, nyeri terasa di hari pertama menstruasi.

Namun apabila rasa kram masih muncul dan berlangsung lama, bahkan saat menstruasi telah habis sekalipun, anda perlu waspada. Bisa jadi itu merupakan pertanda dari kondisi medis berikut:

1
Dismenore Sekunder

Kram perut atau dalam bahasa medis disebut dengan dismenore, terdiri dari dua bagian, yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Rasa sakit pada dismenore primer terbilang cukup wajar, dan akan berhenti ketika menstruasi usai.

Beda halnya dengan dismenore sekunder, rasa sakit biasanya muncul lebih awal bahkan sebelum siklus menstruasi dan bisa berlangsung lebih lama. Pada beberapa wanita, rasa sakit yang timbul terasa lebih parah ketimbang dismenore primer.

Hal ini karena adanya gangguan pada organ reproduksi wanita, seperti kelainan organik dalam pelvis. Bisa disebabkan karena adanya kista ovarium, endometriosis, infeksi menular seks, radang panggul dan mioma.

Baca juga: Mengenal Endometriosis Pada Wanita dan Cara Mengobatinya

Butuh pengobatan medis untuk kasus ini. Obat-obatan peredi nyeri biasanya tidak akan mempan meredakan rasa sakit.

2
Fibroid

Rasa sakit pada perut bagian bawah dan dibarengi dengan pendarahan berlebihan saat menstruasi, bisa menjadi tanda awal adanya penyakit ini. Apabila anda mengalami hal ini, bahkan harus mengganti pembalut 1-2 jam sekali selama 3-4 hari masa siklus menstruasi, anda perlu segera ke dokter agar mendapat penanganan medis.

Fibroid terjadi karena adanya tumor jinak di saluran kemih. Ukurannya sebesar biji jeruk dan biasanya menyerang wanita di usia 30 hingga 40 tahun.

3
Radang Panggul

Rasa kram yang mengganggu saat siklus menstruasi disertai demam, bisa menjadi tanda awal adanya radang panggul. Tanda lain dari kondisi ini adalah rasa nyeri saat buang air kecil dan cairan berwarna hijau.

Segera hubungi dokter untuk penyembuhan. Jangan sampai dibiarkan karena dapat berpengaruh terhadap kesuburan. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...