Tips Diet untuk Anak Kost, Meski Tetap Makan di Warteg

Menjaga pola hidup sehat adalah kewajiban semua orang, termasuk anak kost yang sedang merantau.


SERUJI.CO.ID – Anak kost yang sedang merantau sering terkendala untuk mencari makanan, karena jauh dari rumah dan tidak ada masakan yang setiap saat ada di meja makan. Kalau sudah begini, warteg dan kantin kantor atau kampus menjadi andalan.

Agar tak salah arah dan justru menambah masalah, sebaiknya pilih menu-menu berikut untuk santap makan anda:

Menu Daging dan Ikan

Daging ayam terutama bagian dada mengandung banyak protein. Sedangkan ikan, kaya akan lemak baik yang baik bagi kesehatan jantung.

Omega 3, vitamin D dan selenium dalam ikan, berperan untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Sekaligus juga menormalkan tekanan darah dan ritme jantung. Agar tidak menambah kalori dalam tubuh, sebaiknya pilih menu daging ayam atau ikan yang tidak digoreng.

Jangan Ambil Makanan yang Digoreng

Alih-alih mengambil menu goreng, sebaiknya pilih men yang direbus atau ditumis. Makanan yang digoreng hanya akan menambah jumlah kalori dalam tubuh. Setiap 5 gram atau satu sendok minyak mengandung 50 kalori.

Bayangkan jika untuk menggoreng makanan, dibutuhkan minyak berliter-liter. Berapa kalori yang masuk ke dalam tubuh?

Hindari Santan

1/3 gelas santan mengandung 5 gram lemak jenuh atau setara dengan 50 kalori. Belum lagi jika proses memasaknya digabung dengan minyak. Apalagi ditambah anda mengonsumsi lauk yang digoreng. Bayangkan, berapa jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh?

Lebih baik pilih menu sayur yang berkuah bening, seperti sayur sop atau sayur asem. Anda juga bisa memilih sayuran yang cara masaknya ditumis, seperti cah kangkung dan cap jay.

Setengah Porsi adalah Sayuran

Mengurangi jumlah karbohidrat pada nasi dan menggantinya dengan sayuran, adalah pilihan terbaik bagi anak kost yang ingin hidup sehat dan menjaga berat badan. Kandungan serat dalam sayuran membuat anda kenyang lebih lama. Sayur-sayuran juga menambah kandungan mineral dan vitamin dalam tubuh.

Minum Air Putih

Ketimbang memesan es teh manis, sebaiknya ganti minuman anda dengan air putih. Satu sendok makan gula pasir mengandung 37 kalori dan 9 gram karbohidrat. Padahal dalam sehari, disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 4 sendok agar gula darah tetap terkontrol.[td_smart_list_end]

Menjaga pola hidup sehat adalah kewajiban semua orang, termasuk anak kost yang sedang merantau. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close