Tiga Warisan Dokumenter Indonesia Diakui UNESCO

0
92
arsip tsunami
Arsip Tsunami Samudera Hindia – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (Foto: dok ANRI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak tiga warisan dokumenter Indonesia antara lain arsip konservasi Borobudur, arsip tsunami Samudera Hindia, dan naskah Cerita Panji telah diakui sebagai ingatan kolektif dunia atau MoW oleh UNESCO.

“Warisan dokumenter ini menjadi bukti penting dalam sejarah umat manusia, dokumen-dokumen yang diajukan adalah sebagai warisan budaya yang bersifat global dan memiliki keterkaitan dengan bangsa lain,” kata PLT Kepala LIPI Bambang Subiyanto di Jakarta, Senin (11/12).

Dia mengatakan dokumen-dokumen tersebut akan dijaga kelestariannya serta dilakukan alih media dan disebarluaskan kepada publik.

Arsip konservasi Borobudur digagas oleh Balai Konservasi Borobudur di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Alasan Balai Konservasi Borobudur mengajukan arsip konservasi Borobudur tersebut karena itu merupakan proyek konservasi terbesar pada abad 20 yang didanai dunia internasional dan merupakan proyek pertama yang menggunakan teknik modern untuk konservasi monumen.

Pengakuan internasional terhadap arsip konservasi Borobudur ini mempunyai peranan penting bagi pengembangan ilmu konservasi terkini dan dapat digunakan untuk menemukan solusi bagi permasalahan konservasi yang ada.

Sementara itu naskah cerita Panji diusulkan oleh Perpustakaan Nasional RI secara nominasi bersama dengan negara Malaysia, Kamboja, Belanda dan Inggris.

Cerita Panji merupakan karya sastra dari abad ke-13 dan menjadi salah satu perkembangan sastra Jawa tanpa dibayangi oleh epos India Ramayana dan Mahabharata.

Kemudian arsip tsunami Samudera Hindia diusulkan oleh Arsip Nasional RI sebagai nominasi bersama dengan Sri Lanka.

Warisan dokumenter ini terdiri atas satu set arsip dalam berbagai media yang mencatat kejadian tsunami Samudera Hindia, tanggap bencana serta sebagian besar tentang rehabilitasi dan rekonstruksi Sejauh ini Indonesia telah memiliki beberapa warisan dokumenter yang diakui internasional sebagai ingatan dunia antara lain naskah La Galigo pada 2011, naskah Nagarakretagama pada 2013, naskah Babad Diponegoro pada 2013, dan arsip Konferensi Asia Afrika pada 2015.

Renacananya tahun depan Indonesia akan mengajukan dua dokumen yang memiliki nilai sebagai ingatan dunia, yaitu arsip Gerakan Non-Blok dan dokumen Sukarno. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Prancis juara piala dunia 2018

Prancis Juara Piala Dunia 2018, Setelah Tundukkan Kroasia 4-2

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis menang 4-2 atas Kroasia pada final Piala Dunia di Stadion Luzhniki Moskow pada Ahad (15/7), untuk membuat mereka mengangkat trofi...

Final Piala Dunia 2018, Prancis Unggul 2-1 Atas Kroasia di Babak Pertama

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis memimpin 2-1 atas Kroasia pada babak pertama final Piala Dunia, setelah tersaji 45 menit pertama yang berlangsung menarik di Stadion Luzhniki,...

Ribuan Warga Kota Langsa Nobar Final Piala Dunia

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ribuan Warga Kota Langsa Nonton Bareng (Nobar) final piala dunia yang digelar oleh Pemerintah Kota Langsa di Lapangan Merdeka Kota...

Pencuri Spesialis Angkutan Daring Berhasil Ditangkap Polisi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resort Kuantan Singingi, Provinsi Riau berhasil menangkap buronan bandit pencurian disertai kekerasan spesialis angkutan daring yang beraksi di jalan lintas...
mahkamah konstitusi

Terdapat 67 Permohonan Sengketa Pilkada Yang Diterima MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat sebanyak 67 permohonan Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah terdaftar pada Ahad (15/7) malam,...