Menguak Mitos Jawa, Wanita Jangan Duduk di Depan Pintu

Perempuan jangan duduk di depan pintu. Nanti seret jodoh, benarkah?

SERUJI.CO.ID – Sebagai wanita keturunan Jawa, tentu tidak asing dengan teguran dari nenek atau kakek, yang melarang duduk di antara pintu.

Jangan duduk di depan pintu, nanti seret jodoh

atau

Jangan berdiri depan pintu, rezeki jadi seret

Meski sudah mendapat jodoh dan menikah. Larangan ini juga masih berlaku untuk ibu hamil. Dikatakan sesepuh, berdiri depan pintu akan menghambat saat proses persalinan. Bahkan ada juga yang menganggap duduk di depan pintu, akan mengganggu makhluk halus yang sedang berlalu lalang melewati pintu tersebut.

Akibatnya pelanggar pantangan ini bisa mengalami sakit, imbas dari teguran si makhluk halus.

 

Jika ditarik secara logika memang tidak ada kaitannya duduk di depan pintu dengan seret jodoh, rejeki atau bahkan persalinan yang sulit.

Namun bila dinalar, mitos ini bisa berarti jika wanita duduk di depan pintu, akan mengganggu tamu yang akan masuk. Bagi ibu hamil, duduk di depan pintu dan terpapar udara bebas bisa menyebabkan virus atau bakteri lebih mudah masuk.

Padahal saat hamil, daya tahan ibu berkurang dan membuat ibu rentan terinfeksi penyakit, misalkan saja flu. Dari segi kesehatan, duduk di depan pintu juga berpotensi membuat anda masuk angin, apalagi ketika cuaca tidak menentu seperti sekarang. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Suka Gunakan Panggilan Mesra ke Teman Kerja? Waspada, Bisa Jadi Awal Perselingkuhan

Awalnya hanya memanggil 'cin', 'beb', 'say,.... lama-lama terjadi perselingkuhan kering seperti curhat. Akhirnya......

Mao Tse-Tung Dikubur oleh Generasi Ali Baba (Berakhirnya Komunisme di Cina?)

Data di tahun 2019 memberikan petunjuk. Komunisme Cina sebagaimana yang dulu kita kenal segera berakhir. Berangsur Cina beralih menjadi negara kapitalisme dengan karakteristik yang berbeda. Ialah kapitalisme negara. Atau Kapitalisme minus demokrasi.

Pedagang Buku Itu Menjadi Manusia Terkaya dalam Sejarah Modern

Data di tahun 2018 menunjuk itu. Dari 807 milyar dollar penjualan buku di AS, sebanyak 42 persen membeli dari Amazon. Ribuan toko buku lain, online dan offline kebagian hanya 58 persen. Bahkan untuk pembelian e-book, dari 560 milyar dollar, 89 persen berasal dari Amazon.

Resmi Bercerai, Janda Pendiri Amazon Jadi Triliuner dengan Gono-Gini Senilai Rp540 Triliun

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - MacKenzie Besoz masuk dalam jajaran orang super kaya di dunia dengan kekayaan triliunan rupiah, setelah perceraiannya dengan pendiri Amazon, Jeff Besoz...

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.