Enam Abad Lalu Pinisi Berlayar Hingga Australia

0
197
Phinisi
Kapal Pinisi. (Foto: Istimewa)

SERUJI.CO.ID – Abad ke-13 hingga ke-16 merupakan masa kejayaan pelayaran Eropa saat para pelaut Spanyol, Portugis dan Italia menjelajahi benua-benua di luar negeri-negeri mereka dalam ekspedisi mencari “dunia baru”.

Marco Polo, seorang pedagang, penjelajah dan penulis dari Venisia, Italia yang hidup pada 1254-1324 diyakini menjadi orang Eropa pertama yang menjejakkan kaki di negeri China, sedangkan Christopher Columbus dikenal sebagai pelaut Spanyol dan orang Eropa pertama yang tiba di Kepulauan Bahama, Benua Amerika pada 1492.

Sementara itu, ekspedisi laut Portugis yang dilakukan oleh Vasco da Gama pada 1497-1499 mengantarkannya hingga tiba di India. Bahkan, pelaut Portugis Ferdinand Magellan dalam ekspedisi laut hingga ke Hindia Timur pada 1519-1522, yang mencakup wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, menyeberangi Laut Banda dari arah utara, kemudian ke selatan melewati Nusa Tenggara.

Dalam catatan perjalanannya, Magellan sempat singgah di Tidore pada 8 November 1521, di Kepulauan Ambon pada 29 Desember 1521, dan pada 25 Januari 1522 kapalnya yang bernama “Victoria” bersandar di Timor.

Para pelaut Eropa pada masa itu mengelilingi dunia dengan kapal-kapal layar yang dilengkapi peralatan dan kemampuan navigasi laut yang masih sederhana. Tujuan utamanya, mencari “dunia baru” yang konon kabarnya kaya akan rempah-rempah khas daerah tropis dan menguasai kekayaan alam yang tak ada bandingannya di wilayah Eropa yang dingin tersebut.

Di masa yang sama, para pelaut dari masyarakat Konjo, yang merupakan suku Bugis dari Sulawesi Selatan sesungguhnya pun telah mengarungi samudera yang tak hanya sebatas wilayah Nusantara, namun mereka juga berlayar hingga Asia Tenggara dan Australia. Bahkan, Madagaskar di Afrika pernah menjadi persinggahan pelaut Bugis.

Lain halnya dengan para pelaut Eropa yang memiliki misi penjajahan atas dunia timur, tujuan pelayaran para pelaut Bugis adalah untuk berdagang dengan para saudagar dari daerah lain sembari mengangkut hasil bumi dari Sulawesi.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...