Walau Sempat Dipertanyakan, TGUPP Anies Tetap Berjumlah 73 Orang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meneruskan rencana membentuk Tim Gubernur Untuk Percapatan Pembangunan (TGUPP) yang beranggotakan 73 orang dengan besaran anggaran yang dibutuhkan Rp 28,99 miliar.

Walau rencana tersebut sempat mendapatkan sorotan dari berbagai kalangan termasuk tanggapan dari Mendagri Tjahjo Kumolo, karena dinilai terlalu besar, namun Gubernur DKI Anies Baswedan tetap melanjutkan rencana tersebut.

“TGUPP pergubnya hari ini sudah dibuat, Pak Gubernur pesan 73 orang. Yang ditingkat kota ditarik ke provinsi karena kita otonomi, tingkat I,” ungkap Sekda DKI Saefullah seusai rapat Banggar di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).

Dijelaskan juga oleh Saefullah bahwa besarnya jumlah TGUPP karena akibat dihapusnya Tim Wali Kota Untuk Percepatan Pembangunan (TWUPP) yang ada di 5 wilayah Kotamadya di Jakarta. Dimana masing-masing wilayah selama ini terdapat 6 orang tim Wali Kota, yang dengan Pergub baru semuanya dijadikan satu di provinsi.

“Sehingga di tingkat kota tidak ada lagi tim percepatan pembangunan untuk para Wali Kota. Jadi semua ditarik ke provinsi,” jelas Saefullah. (ARif R/Hrn)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.