Walau Berstatus Tahanan KPK, Syahri Tetap Akan Dilantik Sebagai Bupati Tulungagung

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memenangkan pemilihan Bupati (Pilbub) 2018 lalu, Syahri Mulyo dijadwalkan dilantik sebagai Bupati Tulungagung bersama dengan 14 Kepala Daerah Kota/Kabupaten di Jawa Timur lainnya.

Sesuai dengan jadwal yang sudah diedarkan Kemendagri, seharusnya Syahri akan dilantik di Gedung Grahadi, Surabaya pada tanggal 24 September mendatang. Namun berhubung Syahri menjadi tahanan KPK karena kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di daerahnya, maka Syahri akan dilantik di Gedung Kemendagri Jakarta pada tanggal 25 September 2018.

“Tetap saya yang melantik, tapi di Kantor Kemendagri bukan di Gedung Grahadi,” ungkap Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (11/9).

Baca juga: Walau Ditahan Akibat OTT KPK, Petahana Tulungagung Ini Menang di Real Count KPU


Dijelaskan oleh pria yang akrab disapai Pakde Karwo ini, pelantikan di Kemendagri tersebut sesuai dengan arahan yang diberikan oleh KPK.

“Selepas dilantik, akan dikembalikan ke tahanan KPK. Selanjutnya akan dibahas bagaiman lanjutannya. Karena bagaimanapun regulasinya belum ada,” ujar Pakde Karwo.

Syahri Mulyo yang merupakan politisi PDI Perjuangan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 8 Juni 2018, menjelang hari pencoblosan pada 27 Juni 2018.

Baca juga: KPK Resmi Tahan Bupati Tulungagung

Walau berada dalam tahanan KPK, Syahri yang merupakan petahana Bupati Tulungagung memenangkan Pilgub Tulungagung dengan selisih suara telak bersama pasangan Wakilnya Maryoto Birowo yang meraup 59,8 persen dibanding kompetitornya, Margiono-Eko Prisdianto, yang hanya memperoleh 40,2 persen suara.

Syahri Mulyo-Maryoto Birowo diusung oleh PDIP dan Partai NasDem. Sementara Margiono-Eko Prisdianto diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari Partai PKB, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai PAN, Partai PKS, Partai PPP, serta Partai PBB. (ARif R)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.