Walau Beda Dukungan Saat Pilgub, Ida Fuziah Deklarasikan Relawan Super Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sejak didaftarkannya pasangan capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (10/8) yang lalu, relawan pendukungan pasangan ini bermunculan dimana-mana. Berbagai kelompok relawan di deklarasikan untuk memenangkan pasangan ini.

Salah satu yang baru dideklarasikan adalah relawan Suara Perempuan Jokowi (Super Jokowi) yang dimotori oleh mantan calon wakil Gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziah.

Sebagaimana diketahui, Ida adalah pasangan dari Sudirman Said pada Pilgub Jateng yang baru lalu. Pasangan Sudirman-Ida yang diusung Gerindra, PKB, PKS dan PAN berhadapan dengan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen yang diusung oleh PDI Perjuangan, partai yang juga mengusung Jokowi sebagai capres.

“Kami tidak memberitahukan kepada Pak Jokowi juga ke Kiai Ma’ruf Amin karena ini benar-benar gerakan perempuan dan diinisiasi kaum perempuan sendiri. Ini merupakan gerakan relawan, terbuka bagi siapa saja, tidak terikat dalam partai politik tertentu,” kata Ida saat deklarasi relawan Super Jokowi, di Jakarta, Kamis (23/8).


Baca juga: Demokrat Kritik Pernyataan Jokowi Yang Minta Relawannya Siap Kelahi

Ida menyampaikan bahwa relawan Super Jokowi sudah terbentuk di 34 provinsi yang bertindak sebagai koordinator wilayah. Dan saat ke-34 koordinator wilayah tersebut diminta membentuk koordinator cabang di tingkat kabupaten/kota.

Dalam seminggu ini diharapkan koordinator cabang tingkat kabupaten/kota sudah terbentuk. Selanjutnya pembentukan koordinator tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

“Sehingga dalam 1,5 bulan diharapkan telah terbentuk Super Jokowi berbasis TPS (tempat pemungutan suara),” ujar Ida.

Baca juga: Relawan Cak Imin Bangun Posko Cinta

Ida menyampaikan, Super Jokowi merupakan inisiatif dari kaum perempuan di akar rumput untuk mendukung Jokowi – Ma’ruf Amin karena memiliki kesamaan visi dan misi dengan kaum perempuan misalnya terkait kesehatan.

Untuk itu, Ida menyampaikan gerakan Super Jokowi siap untuk memenangkan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

Untuk diketahui, pada Pilpres 2019 mendatang, politisi Gerindra Sudirman Said yang sebelumnya merupakan cagub pasangan Ida Fauziah, masuk sebagai timses capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (ARif R/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Wow, Utang Pemerintah Kembali Naik Capai Rp4.570 Triliun, Beginilah Posturnya

Jika dibandingkan dengan posisi utang pemerintah pada akhir Desember 2018 yang berjumlah Rp3.995,25 triliun, utang pemerintah pusat ini mengalami kenaikan sebesar 14,39% atau sebesar Rp574,92 triliun.