UNHCR: Pengungsi Muslim Rohingya Masih Mengalir ke Bangladesh

0
22
Pengungsi Rohingya
Muslim Rohingya yang mengungsi menuju perbatasan Bangladesh, 1/9/2017. (foto:AFP)

DHAKA, SERUJI.CO.ID – Para pengungsi Muslim Rohingya masih terus mengalir dari Myanmar ke Bangladesh walaupun kedua negara bulan lalu telah menetapkan kerangka waktu untuk memungkinkan mereka mulai kembali tempat asalnya, kata badan Perserikatan Bangsa-bangsa urusan pengungsi (UNHCR), Kamis (7/12).

Jumlah pengungsi tampaknya telah berkurang. Sebanyak 625.000 orang tiba sejak 25 Agustus, 30.000 datang bulan lalu dan sekitar 1.500 lainnya sampai di Bangladesh pekan lalu, kata UNHCR.

“Keadaan darurat menyangkut pengungsi di Bangladesh merupakan krisis pengungsi di dunia yang paling cepat meningkat,” kata wakil komisioner tinggi UNHCR Kelly Clements.

“Kondisi di negara bagian Rakhine tidak memungkinkan untuk membuat para pengungsi kembali ke keadaan yang aman dan berkelanjutan … orang-orang masih mengungsi,” terang Kelly.

“Sebagian besar (pengungsi Rohingya, red) tidak memiliki apa-apa atau hanya sedikit untuk membuat mereka mau kembali. Rumah-rumah dan desa mereka sudah hancur. Perpecahan yang mendalam di antara masyarakat masih belum tertangani dan akses kemanusiaan masih tidak memadai,” katanya menambahkan.

Bangladesh dan Myanmar pada 23 November sepakat untuk memulai proses pemulangan Rohingnya dalam waktu dua bulan. Kesepakatan itu tidak menyebutkan kapan proses tersebut akan selesai.

Pekan ini, pejabat tinggi badan PBB untuk hak asasi manusia mengatakan bahwa pasukan keamanan Myanmar kemungkinan bersalah melakukan pembersihan etnis terhadap masyarakat minoritas Muslim Rohingya.

Myanmar, negara yang sebagian besar penduduknya merupakan penganut Buddha, menolak mengakui Muslim Rohingya sebagai warga negaranya. Muslim Rohingya dianggap sebagai orang-orang dari negara asing.

UNHCR akan mengajukan usul baru kepada para penyumbang dana setelah akhir Februari tahun depan, kata Kelly. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Ketua Umum HMI 2018

Selamat, Saddam Al Jihad Terpilih Sebagai Ketua HMI yang Baru

AMBON, SERUJI.CO.ID - Saddam Al Jihad, mahasiswa Program Doktoral di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) akhirnya terpilih memimpin organisasi mahasiswa ekstra kampus tertua di Indonesia, Himpunan...
ott, korupsi

OTT Oknum BPN Lhokseumawe Ditetapkan Jadi Tersangka

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan salah seorang oknum PNS di Badan Pertanahan Nasional (BPN), S (54), menjadi tersangka hasil dari...
gunung agung

Promosi Pariwisata Bali Pasca Erupsi Gunung Agung

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, yang sempat beberapa...
Rudiantara

2019 Kominfo Targetkan Indonesia Terhubung Internet

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia terhubung jaringan internet dengan kecepatan tinggi pada 2019 sehingga semua orang...
Abhan

Bawaslu: Penyelenggaraan Pilkada Jangan Mudah Tergoda Suap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mudah tergoda suap selama menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada)...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...